Hasil Sidak Komisi IV, Begini Proses PTM di Sejumlah SMP Kota Surakarta

Hasil Sidak Komisi IV, Begini Proses PTM di Sejumlah SMP Kota Surakarta

HUMAS DPRD KOTA SURAKARTA – Komisi IV DPRD Kota Surakarta melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kota Surakarta, Selasa (7/9/2021).

Komisi yang menangani bidang kesejahteraan rakyat termasuk di dalamnya bidang pendidikan itu, memantau pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) di masa pandemi Covid-19, yang mulai diberlakukan di sejumlah sekolah di Kota Surakarta, sejak Senin (6/9/2021) kemarin. Sidak dimulai dari SMP Negeri 1, kemudian lanjut ke SMP Al Azhar Syifa Budi Kota Surakarta.

Kepala SMPN 1 Kota Surakarta, Sutarmo, S.Pd, M.Pd, mengatakan proses PTM di SMPN 1 dilakukan secara bertahap. Untuk tahap pertama di minggu pertama, PTM diikuti siswa kelas IX dimulai dari nomor urut ganjil. Selanjutnya pada tahap kedua di minggu kedua, PTM diikuti siswa kelas IX dengan nomor urut genap, disertai kelas VIII dengan nomor urut ganjil.

“Nanti di minggu berikutnya, siswa yang masuk PTM adalah kelas IX dengan nomor urut ganjil, diikuti kelas VIII dengan nomor urut genap. Kemudian di minggu ketiga, diikuti lagi kelas VII nomor urut ganjil,”jelas Sutarmo

Ia berharap, di minggu ketiga siswa kelas VII, VIII dan IX dapat masuk semua. Namun karena kapasitas setiap ruang dibatasi hanya 50 persen, sehingga setiap kelas hanya diisi 16 siswa “Kalau jumlah kelas itu 32 siswa, nanti yang masuk di setiap kelas maksimum 16 siswa,”jelasnya 5925e7df-4414-47f5-9b6a-84abd1a04ef4

Lanjut Sutarmo, selama PTM pihak sekolah juga memberlakukan protokol kesehatan secara ketat, dengan menerapkan 5 M, yaitu memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, mengurangi mobilitas dan menjauhi kerumunan.

“5 M itu wajib diikuti oleh siswa dan Guru termasuk orang tua pengantar atau yang penjemput,”ungkapnya

“Siswa masuk langsung cek suhu tubuh dulu, kemudian cuci tangan. Di kelas tetap jaga jarak, memakai masker dua lapis termasuk menggunakan face shield baik guru maupun siswa,”sambungnya.

Tidak hanya itu, pihak sekolah juga menerapkan sistem drive thru kepada orang tua yang mengantar maupun menjemput putra putrinya di sekolah. “Orang tua tidak boleh turun dari kendaraan pada saat menjemput anaknya di sekolah.
Mereka membawa papan nama anaknya yang akan dijemput. Nanti pihak sekolah memanggil siswa tersebut menggunakan sound sistem terpusat, kemudian siswa ke luar dari kelas, dan langsung naik ke sepeda motor atau mobil penjemput. Jadi tidak ada kerumunan,”terang Sutarmo

Selama PTM di masa pandemi Covid-19 ini, fasilitas di sekolah, seperti kantin dan perpustakaan juga belum dibuka, “Nanti akan dibuka secara bertahap setelah semuanya sudah terbiasa dengan protokol kesehatan yang diberlakukan,”kata Sutarmo.
bfc48889-09ca-4199-908f-96709e0930bcDi SMP Al Azhar Syifa Budi, antusiasme siswa mengikuti PTM tahun ini terbilang cukup tinggi “Alhamdulillah tahun ini antusiasmenya bagus sekali, ada sekitar 80 hingga 90 persen orang tua mengizinkan anaknya mengikuti PTM di masa pandemi Covid-19.

Ketua Komisi IV, Putut Gunawan mengapresiasi kebijakan PTM di masa pandemi Covid-19, yang dilakukan di sejumlah sekolah di Kota Surakarta.

Dari hasil pengamatan Komisi IV ke SMPN 1 dan SMP Al Azhar Syifa Budi, proses PTM ini dilakukan dengan standar protokol kesehatan yang baik. “Proses PTM berjalan sangat baik, dengan menerapkan protokol kesehatan yang baik. Antusiasme siswa juga sangat tinggi.  Kami berharap hal ini juga bisa segera diikuti oleh sekolah sekolah yang lain,”harapnya918940ef-7db3-4d7d-85e6-a108d8a25f40

Putut berharap kedepan vaksinasi di Kota Surakarta dapat dilakukan lebih merata ke seluruh sekolah. Demikian juga angka Covid-19, akan terus bergerak turun secara masif, sehingga proses PTM akan kembali pada situasi normal. “Semoga secepatnya akan kembali pada kondisi normal, sehingga semua anak bisa kembali mengikuti PTM di sekolah,”harapnya

Guna memantau pelaksanaan PTM di hari pertama, Senin (6/9/2021) Kemarin, Komisi IV juga melakukan sidak ke SD Negeri Karangasem, SD IT Nur Hidayah dan TK IT Nur Hidayah Kora Surakarta. **

Jeprin S. Paudi, Alfian Taufiq

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *