DPRD Kota Surakarta Sidak Pelayanan Bus Batik Solo Trans

DPRD Kota Surakarta Sidak Pelayanan Bus Batik Solo Trans

HUMAS DPRD KOTA SURAKARTA –  Ketua DPRD Kota Surakarta, Budi Prasetyo, bersama Komisi III melakukan sidak (inspeksi mendadak) pelayanan Bus Batik Solo Trans (BST), Selasa (12/1/2021).

IMG_9347Sidak dilakukan untuk mengetahui pelayanan yang diberikan selama BST beroperasi di Kota Surakarta. Didampingi Dinas Perhubungan dan Direktur PT Bengawan Solo Trans, Para anggota DPRD ini merasakan langsung pelayanan yang diberikan dengan menaiki Bus BST, mulai dari depan Kantor DPRD Kota Surakarta, menuju ke Koridor 4 Terminal Palur, kemudian berpindah ke Koridor 1 hingga ke Terminal Kartasura.

Setelah mencoba transportasi massal itu, Ketua DPRD, Budi Prasetyo, mengaku pelayanan yang diberikan BST sangat memenuhi ekspektasi publik. “Ternyata setelah kita naiki, lumayan nyaman,”kata Budi Prasetyo, di sela sela kegiatan sidak itu.

Budi sapaan Budi Prasetyo mengatakan, DPRD sebagai fungsi penganggaran dan pengawasan perlu mengetahui sejauhmana pelayanan yang diberikan BST selama beroperasi di Kota Surakarta. Ia berharap masyarakat Kota Surakarta dapat memanfaatkan fasilitas BST itu, guna menunjang transportasi sehari hari.

Dengan adanya sarana transportasi massal BST itu dapat mendukung kelancaran lalulintas di Kota Surakarta, salah satunya mengatasi kemacetan lalulintas dengan mengurangi penggunaan transportasi pribadi. “Ayo ramai ramai masyarakat Kota Surakarta untuk naik BST,”ajaknya
IMG_9501
Meski tarif bus BST itu saat ini belum ditentukan alias gratis, namun ia tetap berharap kedepan transportasi massal itu dapat menjangkau kemampuan membayar masyarakat Kota Surakarta. “Saya berharap tarifnya akan murah dan terjangkau oleh seluruh masyarakat Kota Surakarta,”harapnya

Sementara itu, Ketua Komisi III, YF Sukasno, mengaku sepanjang perjalanan mencoba bus BST itu, ia merasakan kenyamanan. “Ternyata busnya sangat nyaman, berAC,”ujar Sukasno

Sukasno mengajak masyarakat Kota Surakarta menggunakan transportasi massal itu, sebab semua tempat tujuan telah terkonekting. “Jadi kalau mau bepergian misalnya ke Kalioso, ke Wonogiri, semuanya tinggal turun di terminal. Semua terkonekting. Ini transportasi yang sangat nyaman. Jadi monggo masyarakat kita gunakan transportasi BST ini,”ajaknya

Direktur PT. Bengawan Solo Trans, Sri Sadadmojo, mengatakan meskipun tarifnya masih gratis, bagi masyarakat yang ingin menggunakan BST, wajib memiliki kartu e-money. “Tarifnya selama ini masih gratis, tapi penumpang silakan membeli kartu E-Money di BNI, Mandiri, BCA dan BRI,”ungkapnya

Sri Sadadmojo menambahkan, untuk memperoleh kartu E-Money tersebut, saat ini sudah dibentuk agen agen terdekat di halte atau terminal Kartasura dan Terminal Palur.  “Di tempat itu menjual Kartu E Money, nanti kalau sudah berbayar bisa top up atau mengisi ulang,”katanya
IMG_9537
Fasilitas e-money ini katanya akan memudahkan masyarakat untuk menggunakan fasilitas bus dari BST. “Fasilitas BST sangat nyaman, aman, sejuk  dan tidak seperti bus jaman dulu lagi, tidak ada ngetem, tidak ada balapan lagi, penumpang merasa nyaman, supirnya nggak galak atau kasar, semua kita didik agar attitudnya lebih ramah,”bebernya

Ia juga menyebutkan, sesuai Surat Edaran Wali Kota Surakarta, FX. Hadi Rudyatmo, BST mulai beroperasi jam 05.00 – 21.00 WIB. Selama masa pandemi Covid-19 ini, penumpang Bus BST dibatasi 50 persen dari total kapasitas kursi bus. Di dalam bus juga dilengkapi hand sanitizer dan tanda silang di tempat duduk untuk social distancing. “Saya berharap masyarakat mau menggunakan transportasi massal ini agar jalan tidak macet dan mengurangi polusi,”harapnya **

Jeprin S. Paudi, Alfian Taufiq

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *