Solo Mulai Lakukan Vaksinasi Covid-19. Ketua DPRD : Tidak Sakit, Seperti Disuntik Biasa

Solo Mulai Lakukan Vaksinasi Covid-19. Ketua DPRD : Tidak Sakit, Seperti Disuntik Biasa

HUMAS DPRD KOTA SURAKARTA – Pemerintah Kota Surakarta mulai melakukan Vaksinasi Covid-19 tahap pertama, di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bung Karno Kota Surakarta, Kamis (14/1/2021).

Pada tahap pertama ini, selain tenaga kesehatan (nakes) ada 11 tokoh terpilih yang menjadi sasaran vaksin, salah satunya adalah Ketua DPRD Kota Surakarta, Budi Prasetyo. 11 Tokoh tersebut divaksin di RSUD Bung Karno, sementara untuk Nakes divaksin di Balai Kota Surakarta.
IMG_9695
Budi Prasetyo tiba di rumah sakit milik Pemkot Surakarta itu sekitar pukul 09.00 WIB. Ia didampingi Komisi IV DPRD Surakarta yang ikut menghadiri pencanangan vaksinasi tahap pertama.

Berdasarkan amatan di RSUD Bung Karno, orang pertama yang diberikan vaksin adalah Kapolresta Kota Surakarta, Kombespol Ade Safri Simanjuntak. Disusul Ketua DPRD Budi Prasetyo dan tokoh terpilih lainnya.

Ditemui usai divaksin, Politisi PDIP itu mengaku tidak merasakan sakit. “Tidak sakit, seperti disuntik biasa,”kata Budi

Ia berharap kehadiran vaksin sinovac itu bisa segera mengakhiri  pandemi Covid-19 di Indonesia, khususnya di Kota Surakarta. Dengan begitu, kehidupan ekonomi masyarakat akan pulih. “Saya juga berharap masyarakat mau menerima vaksin ini dengan baik,”harapnya.
IMG_9676
Kepala Dinas Kesehatan Kota Surakarta, Siti Wahyuningsih, menyebut Kota Surakarta menjadi salah satu dari 3 Kabupaten Kota di Provinsi Jawa Tengah yang memperoleh vaksin sinovac kloter pertama.

“Vaksinasi tahap pertama ini, selain nakes, juga diberikan kepada 11 tokoh, ada Pak Sekda, Ketua DPRD, Kapolres, unsur TNI, Ketua IDI, Ketua Dokter Gigi,  Ketua IAI, Ketua PPMI, termasuk dari perwakilan Media,”sebut Siti Wahyuningsih

Siti berharap vaksinasi tahap pertama ini berjalan dengan baik dan tidak menimbulkan dampak penyakit apapun “Mohon doanya agar semua yang sudah divaksin tetap sehat bugar,”harapnya

Sementara, Wali Kota Surakarta, F.X Hadi Rudyatmo, juga ikut dalam pencanangan vaksin covid-19 itu. Namun, orang nomor satu di Kota Surakarta itu tidak divaksin karena masuk dalam kelompok eksklusi dengan usia 63 tahun.

Meski begitu, ia tetap berharap masyarakat mau menerima vaksin sinovac ini, karena diberikan secara gratis. Pemerintah katanya sudah mempertimbangkan secara matang kenapa Nakes yang lebih dulu divaksin, karena mereka adalah ujung tombak terakhir penanganan Covid-19. “Saya berharap masyarakat mau menerima dan mau divaksin,”harapnya.
IMG_9816
Rudy sapaan akrab F.X Hadi Rudyatmo juga berharap, jumlah kasus Covid-19 di Kota Surakarta segera menurun. Apalagi dengan adanya Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang berlangsung sejak 11 hingga 25 Januari 2021 mendatang, diharapkan dapat menekan jumlah kasus Covid-19 di Kota Surakarta. “Nanti kita lihat 14 hari kedepan itu naik atau tidak, kalau tidak ada kenaikan kasus Covid-19, berarti sangat efektif untuk melakukan pembatasan kegiatan masyarakat,”tandasnya **

Jeprin S. Paudi, Alfian Taufiq

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *