SURAKARTA — Menjelang pergantian Tahun Baru, DPRD Kota Surakarta mengusulkan agar seluruh rangkaian kegiatan perayaan akhir tahun dipusatkan di Taman Balekambang. Usulan ini disampaikan guna memastikan keamanan, kenyamanan, serta pengendalian kerumunan masyarakat pada momen yang diprediksi menjadi salah satu hari paling ramai di Kota Bengawan.
Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Surakarta, Janjang Sumaryono, menegaskan bahwa Balekambang merupakan lokasi yang paling ideal untuk mengakomodasi berbagai jenis pertunjukan dan hiburan yang lazim digelar setiap malam pergantian tahun.
“Balekambang memiliki sarana dan prasarana yang memadai untuk berbagai kegiatan, mulai dari pertunjukan wayang, dangdut, keroncong, seni dan budaya, hingga pentas kembang api,” jelasnya.
Janjang meminta Pemerintah Kota Surakarta untuk mengambil peran aktif dalam memfasilitasi dan menata pelaksanaan acara di Balekambang, serta memastikan penyelenggaraan berjalan aman dan tertib.
“Saya minta nanti mas wali bisa dikomunikasikan dengan dinas terkait agar penyelenggaraan malam tahun baru bisa berjalan dengan baik,” ujar Janjang.
Ia juga menekankan pentingnya penyelenggaraan acara tanpa adanya peredaran minuman keras agar suasana tetap kondusif dan ramah bagi keluarga.
Menurut Janjang, pemusatan kegiatan akhir tahun tidak hanya bertujuan mengendalikan kerumunan yang kerap terjadi di sejumlah titik keramaian di kota, tetapi juga sebagai bentuk pelestarian budaya yang tumbuh di Balekambang.
“Tidak merusak cagar budaya,” tambahnya, menegaskan bahwa kawasan Balekambang harus tetap dijaga identitas dan kelestariannya sebagai ruang publik sekaligus situs budaya.
Melihat tingginya mobilitas wisatawan pada penghujung tahun, politisi PDI Perjuangan itu juga menyoroti pentingnya kesiapan fasilitas wisata, khususnya hotel-hotel di wilayah Kota Solo.
“Tidak dipungkiri, akhir tahun bisa dipastikan akan selalu ramai terutama bagi hotel di wilayah kota Solo,” ujarnya.
Ia mendorong para pengelola wisata dan perhotelan untuk memastikan pelayanan terbaik bagi tamu, demi menjaga citra Solo sebagai kota yang ramah wisatawan.
Di penghujung pernyataannya, Janjang menyampaikan harapan agar perayaan akhir tahun di Kota Surakarta dapat berlangsung aman, damai, dan menyenangkan bagi seluruh masyarakat maupun wisatawan.
Ia turut mengajak semua pihak untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban selama perayaan berlangsung.
“Keamanan dan kenyamanan harus diwujudkan bersama. Bukan hanya menjadi urusan pemerintah atau aparat kepolisian, namun juga masyarakat,” pungkasnya.
Arifin Rochman