Dari Graha Paripurna, DPRD dan Dewan Pendidikan Satukan Langkah Majukan Pendidikan Surakarta

30 September 2026 | oleh Admin DPRD
Icon

Dari Graha Paripurna, DPRD dan Dewan Pendidikan Satukan Langkah Majukan Pendidikan Surakarta

SURAKARTA - Upaya memperkuat kualitas pendidikan di Kota Surakarta terus didorong melalui kolaborasi antara DPRD, Dewan Pendidikan, dan Pemerintah Kota Surakarta. Hal tersebut mengemuka dalam penerimaan audiensi Dewan Pendidikan Kota Surakarta bersama sejumlah unsur pendidikan di Graha Paripurna DPRD Kota Surakarta, Jumat (25/9).

Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Ketua DPRD Kota Surakarta, Budi Prasetyo. Audiensi menjadi ruang dialog untuk menyerap berbagai aspirasi, masukan, dan persoalan pendidikan yang berkembang di tengah masyarakat.

Ketua Dewan Pendidikan Kota Surakarta, Joko Riyanto, mengapresiasi keterbukaan DPRD dalam memfasilitasi audiensi dan membangun kolaborasi dengan Dewan Pendidikan.

Menurutnya, sinergi antara Dewan Pendidikan dan DPRD menjadi langkah penting dalam bersama-sama mendorong terwujudnya pendidikan yang bermutu dan dapat diakses secara optimal oleh seluruh masyarakat.

“Kami dari Dewan Pendidikan Kota Surakarta merasa senang dan bangga memiliki DPRD yang mau berkolaborasi dengan Dewan Pendidikan. Kerja samanya sangat baik, fasilitasinya dan audiensinya juga menarik sekali,” kata Joko.

Ia menegaskan, tema pendidikan bermutu untuk semua menjadi perhatian penting bagi Kota Surakarta. Sebagai kota yang memiliki berbagai catatan sejarah dalam perkembangan pendidikan dan organisasi kemasyarakatan, Surakarta dinilai memiliki modal kuat untuk terus mengembangkan diri sebagai kota pendidikan.

“Pendidikan di Kota Surakarta memang harus bermutu. Banyak hal yang diawali dari Kota Surakarta, PGRI berdiri di Kota Surakarta, kemudian kita juga menjadi Kota Layak Anak paling awal dan lain sebagainya,” ujarnya.

Joko berharap penguatan pendidikan di Kota Surakarta tidak hanya berorientasi pada kemampuan akademik peserta didik. Lebih dari itu, pendidikan diharapkan mampu membentuk generasi yang cerdas, mandiri, berkarakter, berakhlak, serta memiliki keterampilan untuk menghadapi masa depan.

“Harapannya, kita bisa menghantarkan anak-anak yang tidak hanya pintar, tetapi anak yang cerdas, mandiri, berkarakter, berakhlakul karimah, terampil dan tidak bergantung kepada orang lain,” tuturnya.

Menurutnya, pendidikan juga perlu diarahkan agar generasi muda memiliki kemampuan menciptakan peluang dan lapangan pekerjaan, bukan sekadar menjadi pencari kerja.

Untuk mewujudkan hal tersebut, Dewan Pendidikan mendorong keterlibatan berbagai unsur pendidikan, mulai dari komite sekolah, kepala sekolah hingga wali murid. Audiensi bersama DPRD menjadi salah satu sarana untuk mempertemukan berbagai aspirasi tersebut secara langsung.

“Kami fasilitasi para komite sekolah, para kepala sekolah, para wali murid untuk bersama-sama beraudiensi dengan DPRD. Alhamdulillah tidak hanya DPRD, tetapi juga Dinas Pendidikan hadir. Banyak komite sekolah yang menyampaikan pertanyaan dan aspirasi,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Surakarta, Dwi Ariyatno, menyampaikan bahwa audiensi tersebut memberikan ruang yang konstruktif bagi pemerintah untuk mendengarkan secara langsung berbagai persoalan dan aspirasi masyarakat di bidang pendidikan.

Ia mengapresiasi fasilitasi yang dilakukan Sekretariat DPRD serta kepemimpinan Ketua DPRD Kota Surakarta dalam membuka ruang dialog antara masyarakat, DPRD, dan pemerintah daerah.

“Ini memberikan ruang untuk berdiskusi terkait dengan permasalahan yang menjadi isu strategis di publik, khususnya terkait dengan pendidikan,” kata Dwi.

Berbagai hal yang disampaikan dalam audiensi, lanjutnya, menjadi masukan penting bagi Dinas Pendidikan dalam menyusun kebijakan maupun rencana kegiatan ke depan. Aspirasi masyarakat tersebut akan menjadi bagian dari proses evaluasi sekaligus penyempurnaan penyelenggaraan pendidikan di Kota Surakarta.

“Tadi dibicarakan berbagai hal terkait dengan permasalahan atau yang bisa menjadi aspirasi dari masyarakat. Kami selaku unsur pemerintah tentunya mendapatkan feedback dan masukan. Ini menjadi bagian penting untuk kami membuat rumusan kebijakan ataupun rencana kegiatan,” ujarnya.

Dwi menambahkan, berbagai aspirasi yang telah dihimpun selanjutnya akan dilaporkan kepada pimpinan dan disampaikan kepada jajaran DPRD. Dengan demikian, proses penyerapan aspirasi dapat ditindaklanjuti secara bersama sesuai kewenangan masing-masing.

“Proses aspirasi ini kita tampung, kita usulkan sebagai bagian dari upaya untuk memenuhi ekspektasi dan aspirasi masyarakat. Saya yakin DPRD akan mendukung upaya-upaya baik yang diinisiasi oleh masyarakat dan diteruskan dalam bentuk kegiatan di perangkat daerah yang membidangi,” pungkasnya.

Melalui audiensi tersebut, DPRD Kota Surakarta bersama Dewan Pendidikan dan Pemerintah Kota Surakarta menegaskan pentingnya kolaborasi dalam membangun ekosistem pendidikan yang semakin responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Sinergi lintas unsur diharapkan mampu memperkuat kualitas pendidikan sekaligus mewujudkan pendidikan yang bermutu, inklusif, berkarakter, dan berkelanjutan di Kota Surakarta.

Arifin Rochman