Jumat , 24 September 2021

Usulan Tambahan Anggaran Bansos Rp60 Miliar Disetujui. Fraksi PDIP : Terima Kasih Mas Wali

Usulan Tambahan Anggaran Bansos Rp60 Miliar Disetujui. Fraksi PDIP : Terima Kasih Mas Wali

HUMAS DPRD KOTA SURAKARTA – Fraksi PDIP di DPRD Kota Surakarta secara khusus menyampaikan apresiasi kepada Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surakarta, Gibran Rakabuming Raka dan Teguh Prakosa yang telah menyetujui usulan Fraksi PDIP untuk penambahan anggaran bantuan sosial (Bansos) dan belanja tak terduga (BTT) sebesar Rp60 Miliar pada Perubahan APBD Tahun Anggaran 2021.

IMG_7856

“Pada kesempatan yang berbahagia ini kami Fraksi PDI Perjuangan mengucapkan terima kasih bahwa usulan kami di pembahasan KUPA-PPAS terkait penambahan aggaran Bansos dan BTT telah disetujui kurang lebih Rp60 Miliar. Kepada Mas Wali Kota dan Bapak Wakil Wali Kota, kami ucapkan terima kasih,”ujar bicara Fraksi PDIP, Ginda Ferachtriawan, SE, MSi, pada Rapat Paripurna II dengan agenda Pandangan Fraksi terkait rancangan peraturan daerah (Raperda) perubahan anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) Tahun Anggaran 2021, di ruang Graha Paripurna DPRD Kota Surakarta, Rabu, (28/7/2021).

 

Fraksi yang memiliki 30 kursi di DPRD Kota Surakarta itu berharap, KUPA-PPAS yang diterjemahkan ke dalam APBD Perubahan Tahun Anggaran 2021 tidak banyak mengalami pergeseran, khususnya terkait anggaran Bansos maupun BTT, karena menjadi skala prioritas untuk penanganan pandemi Covid-19.

 

Fraksi berlambang banteng moncong putih itu juga berharap, APBD perubahan Tahun 2021, semakin cepat pembahasannya. “Fraksi PDIP akan terus mendukung langkah langkah Mas Wali Kota dan Bapak Wakil Wali Kota dalam menangani pandemi,”tandas Ginda.

IMG_7854

Pada kesempatan itu, Fraksi PDIP mempertanyakan bagaimana konsep pembelajaran tatap muka di masa pandemi Covid-19 “Situasi pandemi Covid-19 sangat dinamis. Untuk mensikapi itu, rencana pembelajaran tatap muka sudah sangat dirindukan sebagian besar anak didik kita, bagaimana konsepnya,”tanya Fraksi PDIP

 

Sementara itu, Fraksi Golkar PSI melalui juru bicaranya, Agus Nuryanto, menyatakan sependapat dengan Wali Kota Surakarta, bahwa dalam rancangan perubahan APBD Kota Surakarta Tahun Anggaran 2021 harus mampu menjawab dan mengalokasikan sepenuhnya sumber daya keuangan untuk menyelesaikan penanggulangan Covid-19 di Kota Surakarta.

IMG_7811

Meski begitu, Fraksi Golkar PSI mempertanyakan bagaimana implementasi berbagai bantuan sosial langsung ke masyarakat, seperti BLT, BST yang bersumber dari Pemerintah Pusat dan Daerah selama pandemi Covid-19. “Mohon penjelasan implementasi berbagai bantuan itu, dan seperti apa langkah dan kebijakan Pemerintah Kota Surakarta agar bantuan tersebut tepat sasaran,”ujar Agus Nuryanto.

 

Sedangkan Fraksi PAN – Gerindra, Ardianto Kuswinarno, mempertanyakan berapa dana yang sudah dikeluarkan untuk penanganan Covid-19 di kota Surakarta “Strategi dan Formulasi tindakan konkrit seperti apakah yang akan dilakukan Pemerintah Kota Surakarta dalam menangani hal tersebut. Mohon penjelasan,”tanya Ardianto

IMG_7805

Sementara itu, juru bicara Fraksi PKS, Muhadi Syahroni ST mempertanyakan, bagaimana pemetaan sumber bantuan dan penerima bantuan yang terdampak pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) atau Covid -19 yang dilakukan oleh pemerintah Kota Surakarta sehingga tidak terjadi adanya penerima bantuan yang dobel, dan yang tidak menerima bantuan sama sekali “Mohon penjelasan,”ujar Muhadi.

Rapat Paripurna yang berlangsung via zoom meeting itu dipimpin Ketua DPRD, Budi Prasetyo. Turut hadir Wakil Wali Kota Surakarta, Teguh Prakosa, Sekretaris Daerah, Ir Ahyani, para Wakil Ketua DPRD, Plt Sekretaris DPRD, serta masing-masing juru bicara Fraksi. **

 

Jeprin S. Paudi

Related posts

Leave a Reply

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *