Terdampak Proyek Rel Layang, Warga Gilingan Mengadu ke DPRD

Terdampak Proyek Rel Layang, Warga Gilingan Mengadu ke DPRD

HUMAS DPRD KOTA SURAKARTA – Belasan warga dari RT 01, RT 08 dan RT 02 Kelurahan Gilingan Kecamatan Banjarsari Kota Surakarta mendatangi Kantor DPRD Kota Surakarta, Jumat (9/4/2021).

Mereka mengadu ke DPRD lantaran lokasi dan rumah yang mereka tempati saat ini terkena dampak proyek pembangunan rel elevasi atau rel layang Joglo Solo.
WhatsApp Image 2021-04-09 at 22.46.45
Warga RW 13 Kelurahan Gilingan yang dikoordinir oleh Andris ini, diterima oleh Ketua Komisi I, Suharsono, bersama tiga anggota, yaitu Elizabeth Pudjiningati, Wahyu Haryanto dan Yulianto Indratmoko di ruang Banggar DPRD Kota Surakarta.

Koordinator Warga RW 13, Andris, mengatakan sebelum bertemu DPRD, mereka sudah diundang oleh pihak PT Kereta Api Indonesia (KAI) untuk mengikuti sosialisasi rencana pembangunan rel layang Joglo Solo.

Dari hasil sosialisasi itu PT KAI berencana memanfaatkan lahan yang ditempati warga RW 13 saat ini untuk pembangunan rel layang. Namun, PT KAI hanya bersedia memberikan santunan kepada warga yang huniannya terdampak “Jadi bukan bentuk kompensasi atau kami direlokasi, tetapi bentuknya hanya santunan,”kata Andris

Besaran santunan itupun lanjut Adris, diberikan berdasarkan bentuk bangunan, bukan nilai lahan. Rencananya, Jumat (9/4/2021) hingga Senin (12/4/2021), PT KAI kembali akan melakukan validasi ukuran terhadap nilai bangunan warga di lokasi yang terdampak “Nanti setelah divalidasi ukurannya barulah ditentukan nilai bangunan itu berapa dan akan dikonversi ke hak yang kita terima.Tetapi, sekali lagi itu hanya berupa santunan,”ungkapnya
WhatsApp Image 2021-04-09 at 22.46.46
Andris menyebutkan, secara keseluruhan warga di RT 01, RT 08 dan sebagian RT 02 RW 13 yang terkena dampak proyek rel layang itu berjumlah hampir 200 Kepala Keluarga.

Mereka berharap Pemerintah Kota Surakarta bersama DPRD dapat membantu warga yang  sudah puluhan tahun menempati lokasi yang berdekatan dengan rel kereta api itu agar dapat direlokasi ke tempat yang layak dan masih satu lokasi “Karena kami berkeinginan ojo pisah. Kami mohon ada relokasi buat kami,”tutur Andris

Ketua Komisi I, Suharsono, menyatakan secara kelembagaan DPRD maupun Partai, pihaknya akan mengawal proses itu hingga warga benar benar memperoleh haknya.

Kata Suharsono, sesuai konstitusi Undang Undang Dasar 1945, warga berhak memperoleh tempat tinggal yang layak “Itu hak panjenengan semuanya. Kader PDIP, baik yang ditempatkan sebagai Wali Kota maupun di DPRD berkomitmen memenuhi hak warga tersebut. Itu sudah dibuktikan dengan membuat rumah susun, rumah deret serta merelokasi warga yang tekena dampak pembangunan,”ujarnya
WhatsApp Image 2021-04-09 at 22.46.46 (1)
“Masalah permintaan relokasi, nanti akan kita bicarakan dengan teman teman Fraksi untuk kita perjuangkan dalam negosiasi,”tambahnya

Suharsono meminta koordinator warga RW 13 segera melakukan pendataan terhadap warga yang terdampak pembangunan rel layang itu, dengan cara memilah menjadi empat data. Pertama, siapa saja Kepala Keluarga (KK) yang terdampak dan bertempat tinggal di lokasi itu. Kedua, siapa saja warga yang memiliki dua KK tinggal dalam satu rumah di lokasi itu. Ketiga, siapa saja KK yang tidak berdomisi di lokasi itu tetapi punya rumah di situ. Keempat, siapa saja warga yang punya rumah di lokasi itu, bertempat tinggal di situ tetapi bukan warga Solo.

“Nanti dipisah seperti itu datanya nggih,”pinta Suharsono.

“Mungkin ada warga yang ber KK di RW 13 tapi tidak bermukim di situ. Nah, ini permasalahannya bagaimana, apakah bisa mendapatkan ganti rugi atau tidak. Nanti diperjelas lagi,”ujar Elizabeth Pudjiningati menambahkan.

Terkait tindaklanjut aduan warga RW 13 itu, Aggota Komisi I, Wahyu Haryanto, meminta koordinator warga lebih intens berkoordinasi dengan DPRD  “Koordinator warga RW 13 harus intens berkomunikasi dengan DPRD, sehingga kamipun nanti memberikan laporan dan tindak lanjut juga semakin jelas dan cepat,”harapnya

Setelah bertemu Komisi I, aduan Warga RW 13 itu secara tertulis juga disampaikan kepada Ketua Fraksi PDIP di DPRD Kota Surakarta. **

 

Jeprin S. Paudi

Related posts

Leave a Reply

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *