Temui Komisi IV, Direktur RS Panti Waluyo Surakarta Sosialisasi Program Kekasih

Temui Komisi IV, Direktur RS Panti Waluyo Surakarta Sosialisasi Program Kekasih

HUMAS DPRD KOTA SURAKARTA –  Pj. Direktur Rumah Sakit (RS) Panti Waluyo Kota Surakarta, dr. Paran Bagionoto Sp.B, menemui Komisi IV DPRD Kota Surakarta.

Didampingi dua orang stafnya, dr Paran diterima secara resmi Sekretaris Komisi IV, Anna Budiarti bersama tiga orang anggota Komisi IV, yaitu Ekya Sih Hananto, Dinar Retna Indrasari dan Antonius Yogo Prabowo, di ruang Komisi IV Kantor DPRD Kota Surakarta, Kamis (27/5/2021).
WhatsApp Image 2021-05-27 at 13.03.02
Selain bersilaturahmi, dr Paran menyosialisasikan program Kekasih atau Keluarga Kasih, sebuah program baru di RS milik swasta itu untuk membantu masyarakat yang secara ekonomi kurang mampu.

dr Paran menjelaskan, Program Kekasih merupakan layanan kesehatan dengan tarif tunggal (single tarif) yang terjangkau bagi masyarakat kurang mampu.

Kepesertaan Program Kekasih ini adalah masyarakat yang hanya mampu membayar pelayanan kesehatan di kelas tiga, namun berkesempatan mendapatkan pelayanan kesehatan di VIP atau kelas I dan II.

“Program ini pesertanya membayar sendiri, tetapi standarnya kelas tiga, sehingga sangat terjangkau. Kalau operasi ini sangat menolong sekali, sehingga peserta hanya membayar selisih kamar, tidak perlu membayar komponen tarif yang mahal,”jelas dr Paran ditemui usai pertemuan dengan Komisi IV, Kamis (27/5/2021).
WhatsApp Image 2021-05-27 at 13.03.03
Kata Dia, bagi masyarakat yang ingin mengakses program ini, tidak perlu membayar iuran atau terdaftar sebagai anggota. Cukup datang ke Rumah Sakit Panti Waluyo, dan menyebutkan ingin dilayani di program Kekasih, petugas langsung memberikan pelayanan.

“Bilang saja ikut Program Kekasih. Tidak ada iuran, tidak ada kartu keanggotaan. Pokoknya datang saja cukup sebutkan ikut program kekasih, langsung dilayani,”ujarnya

dr Paran berharap, DPRD Kota Surakarta dapat membantu menyosialisasikan program tersebut kepada masyarakat kurang mampu, sehingga akan lebih meringankan beban masyarakat yang sakit khususnya dari aspek pembiayaan.

Kedepan, RS Panti Waluyo berencana menggabungkan program Kekasih itu dengan BPJS, “Nanti kita akan gabungkan Program Kekasih ini dengan BPJS. Jadi, pesertanya yang bayar BPJS, tapi kalau dia minta pelayanan di atas kelas III cukup membayar selisih kamar, tidak perlu membayar seluruh komponen tarif,”paparnya

dr Paran menyebut, dana yang digunakan di Program Kekasih itu sepenuhnya berasal dari dana funding, salah satunya dari Kitabisa.com “Dana dana yang mereka kumpulkan bisa membantu masyarakat yang benar benar tidak memiliki BPJS dan tidak mampu,”ujarnya
WhatsApp Image 2021-05-27 at 13.03.04(1)
Sementara itu, Sekretaris Komisi IV, Anna Budiarti, menyambut baik Program Kekasih yang diluncurkan oleh RS Panti Waluyo itu. Ia berharap akan lebih banyak masyarakat yang mengetahui dan memanfaatkan layanan kesehatan itu, khususnya masyarakat yang secara ekonomi kurang mampu.

“Terima kasih dr Paran, saya akan teruskan informasi ini ke teman-teman DPRD, agar disosialisasikan kepada masyarakat. Dengan begitu, akan lebih banyak masyarakat yang merasakan manfaat dari program Kekasih ini,”ujarnya **

Jeprin S. Paudi

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *