Komisi IV DPRD Surakarta Melakukan Sidak ke Fasilitas Pendidikan dan Kesehatan

Komisi IV DPRD Surakarta Melakukan Sidak ke Fasilitas Pendidikan dan Kesehatan

HUMAS DPRD – Komisi IV DPRD Kota Surakarta melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) memantau beberapa Fasilitas Pendidikan dan Fasilitas Kesehatan yang ada Di Kota Surakarta. (Senin, 9/12/2019)

 

Sidak Kali ini dipimpin Langsung oleh Ketua Komisi IV DPRD Surakarta, Putut Gunawan, SH beserta seluruh anggota Komisi IV DPRD Surkarta.

 

Pada kesempatan ini, Komisi IV meninjau SD N 100 Slembaran dan SPNF Sanggar Kegiatan Belajar Daerah di Kawasan Semanggi. Pada kedua tempat ini, berfokus pada bangunan sarana belajar yang kurang layak. Untuk SD Slembaran ditemukan konstruksi bangunan yang kurang sesuai dalam proses perbaikan SD tersebut, sehingga pembangunan perlu diperbaiki kembali.

 

Anggota Komisi IV DPRD, Ekya Sih Hananto mengatakan, sidak komisinya menemukan adanya kekhawatiran atap SD Slembaran Serengan roboh lantaran rangka bangunan dari baja ringan tidak mampu menahan genting.

 

“Rangka atap bangunan berbahan baja ringan dan muntir beban gentingnya terlalu berat, maka dikhawatirkan akan roboh. Maka dibongkar lagi oleh pihak panitia. Hal ini akhirnya mengganggu proses KBM di sekolah. Komisi IV akan panggil dinas pendidikan, kepala sekolah, panitia pembangunan/komite untuk penjelasan lebih detail,” terangnya.

 

Sedangkan di SPNF SKB Daerah, meninjau bangunan sekolah yang memang dirasa sudah perlu untuk direnovasi. Hal tersebut dikarenakan sudah jebolnya beberapa plafon ruang kelas, dan retak-retak pada sebagian lantai ruang kelas.

 

Di sisi lain, komisi IV juga meninjau sarana Kesehatan di RSUD Bung Karno yang memang sudah beroprasi. Dalam sidaknya, komisi IV memuji fasilitas yang menunjang pelayanan di RSUD Bung Karno.

 

“Sudah sangat bagus rumah sakit ini, dibandingkan dengan rumah sakit yang ada di Solo lebih bagus sini. Lengkap juga, diharapkan nanti kalau BPJSnya sudah bisa, masyarakat bisa memaksimalkan fasilitas rumah sakit ini,” jelas Putut Gunawan selaku Ketua Komisi IV

 

Akan tetapi, yang menjadi kendala adalah masih sepinya pasien yang datang ke RSUD, dikarenakan masih belum adanya pelayanan bagi pasien penggunan JKN. Hal tersebut dikarenakan operasional rumah sakit yang masih baru, sehingga masih diperlukan waktu untuk mengurus administrasi untuk bisa melayani pasien BPJS.

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *