Ketua DPRD Hadiri Penyerahan DPA Pemkot Solo Tahun Anggaran 2021

Ketua DPRD Hadiri Penyerahan DPA Pemkot Solo Tahun Anggaran 2021

HUMAS DPRD KOTA SURAKARTA – Ketua DPRD Kota Surakarta, Budi Prasetyo, menghadiri penyerahan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta Tahun Angaran 2021, di Pendapi Gedhe Balaikota Surakarta, Rabu (16/12/2020).

 

DPA SKPD dan DPA PKAD Kota Surakarta itu diserahkan secara simbolis Wali Kota Surakarta, FX Hadi Rudyatmo, kepada perwakilan OPD, Kelurahan dan Kepala Sekolah disaksikan Wakil Wali Kota Ahcmad Purnomo, Ketua DPRD Budi Prasetyo dan Sekretaris Daerah Ahyani.

 

IMG_7823Kepala Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Kota Surakarta, Yosca Herman Soedrajat, menjelaskan, penyusunan DPA Tahun Anggaran 2021 dilalui dengan perjuangan yang berat, karena harus menyesuaikan dengan masa pandemi Covid-19.

 

Apalagi  katanya, Wali Kota selalu menekankan agar hak PNS dan tenaga di Pemerintahan tidak mendapatkan pemotongan akibat adanya Covid-19.

“Melalui kesempatan ini kami menyampaikan terima kasih yang sebesar besarnya, sekligus permohonan maaf apabila kami ndableg dan lain lain. Mungkin ini kesempatan terakhir bagi kami melaporkan DPA kepada Pak Wali,”ujar Yosca Herman Soedrajat.

 

Wali Kota FX Hadi Rudyatmo, pada kesempatan itu kembali mengingatkan agar seluruh OPD tetap tulus dalam pengabdian dan selalu ikhlas dalam pelayanan. “Hari ini saya dan Pak Pur juga terakhir memberikan pengarahan APBD selama 15 tahun. Saya minta OPD tulus mengabdi dan ikhlas melayani. Saya tidak ingin Tahun 2021 kita terpuruk,”pesannya

 

Rudy itu menambahkan, Pemkot Surakarta sengaja mempercepat pengesahan APBD Tahun 2021 sebelum akhir Tahun, sehingga Ia masih bisa mengawal 1,5 bulan sebelum masa jabatannya sebagai Wali Kota berakhir. “Mengapa kita kejar APBD 2021 disahkan sebelum akhir tahun, karena saya masih bisa mengawal 1,5 bulan, saya masih bisa mengawasi pengadaan barang dan jasa Pemerintah Kota Surakarta,”imbuhnya

 

Pada kesempatan itu, Rudi juga kembali menegaskan, agar natal dan tahun baru yang tinggal beberapa hari tidak dirayakan secara berlebihan yang menyebabkan kerumanan orang, apalagi sampai harus menggelar open house. “Besok tidak ada open house, natal dan tahun baru tidak ada perayaan. Otimalkan jogo tonggo, kalau ada pemudik yang datang nanti karantina. Bagi wisatawan silahkan datang dan tidurnya di hotel. Yang mau jagong silakan, boleh. Yang tidak boleh itu mudik,”tegasnya **

 

Alfian Taufiq

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *