DPRD Kota Surakarta Tetapkan Perda Kesetaraan Penyandang Disabilitas

HUMAS DPRD KOTA SURAKARTA – Setelah melalui proses pembahasan di tingkat Panitia Khusus (Pansus) DPRD Kota Surakarta, Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Kesetaraan Penyandang Disabilitas bakal segera disahkan menjadi Peraturan Daerah (Perda) oleh DPRD Kota Surakarta.

Dijadwalkan, Raperda Kesetaraan Penyandang Disabilitas itu akan ditetapkan menjadi Peraturan Daerah (Perda) melalui Rapat Paripurna IV DPRD Kota Surakarta, bersamaan dengan Raperda tentang Pengelolaan Keuangan Daerah (PKD) serta Raperda Pengurangan Penyertaan Modal Daerah pada Perusahaan Daerah (PD) Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ), di Graha Paripurna DPRD Kota Surakarta, Selasa (22/12/2020).
IMG_8123
Raperda Kesetaraan Penyandang Disabilitas itu menjadi satu satunya Raperda yang diinisiasi oleh DPRD Kota Surakarta sepanjang Tahun 2020. Selebihnya merupakan Raperda yang diusulkan oleh Pemerintah Kota Surakarta.

Salah satu yang menjadi poin penting pada pembahasan Draf Raperda tentang Kesetaraan Penyandang Disabilitas ini adalah pemberian hak politik dan keagamaan yang sama kepada penyandang disabilitas. “Penyandang disabilitas juga diberikan kesempatan yang sama menduduki jabatan publik,”kata FX Sasadara Paska, selaku Perancang Peraturan Perundang Undangan dari Bagian Hukum Sekretariat Daerah Kota Surakarta, saat mengikuti rapat hasil Fasilitasi Raperda Kesetaraan Penyandang Disabilitas di Graha Paripurna, DPRD Kota Surakarta, Senin (21/12/2020).

Bagian Persidangan dan Peraturan Perundang Undangan Sekretariat DPRD Kota Surakarta yang ikut dalam rapat itu juga menyempurnakan beberapa pasal di Raperda Kesetaraan Penyandang Disabilitas yang merupakan hasil fasilitasi Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

Ketua Pansus pembentukan Raperda Kesetaraan Penyandang Disabilitas, Roy Saputra, meminta agar hasil fasilitasi dari Pemerintah Provinsi serta masukan dari peserta rapat dapat diakomodir sebagai penyempurnaan sehingga dapat memperkuat draf Raperda tersebut dikemudian hari.
IMG_8118
Apalagi kata Roy, Kota Surakarta menjadi yang pertama melahirkan perubahan terhadap Perda Kesetaraan Penyandang Disabilitas. “Di Daerah lain masih akan bergerak untuk mendesain draf Raperda Kesetaraan Penyandang Disabilitas ini,”ungkapnya

Pembahasan Raperda Kesetaraan Penyandang Disabilitas itu berlangsung sangat dinamis, mengikuti perubahan yang terjadi di Kota Solo dan secara umum di Indonesia.  “Untuk itu, saya berterima kasih kepada Bapak Ibu, teman teman Pansus dan OPD yang sudah ikut memberikan sumbangsi pemikiran. Semoga apa yang kita bahas bisa menjadi kemajuan dan perbaikan bagi Kota Solo kedepan,”ujar Roy Saputra menutup rapat. **

Jeprin S. Paudi

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *