Ditemui DPM FH UMS, DPRD Surakarta Bicara Bonus Demografi

Ditemui DPM FH UMS, DPRD Surakarta Bicara Bonus Demografi

HUMAS DPRD KOTA SURAKARTA – Bonus Demografi harus bisa dimanfaatkan dengan baik oleh anak anak muda saat ini. Kepemimpinan kedepan, baik di level Pusat hingga Daerah akan sangat ditentukan oleh peran anak muda karena adanya bonus demografi. ini adalah ‘bola’ dimana anak anak muda itu memiliki potensi yang luar biasa.

Demikian dikatakan Anggota Komisi I DPRD Kota Surakarta Ginda Ferachtriawan, SE, M.Si, ketika menerima audiensi puluhan Mahasiswa Fakultas Hukum (FH) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), di ruang Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Surakarta, Rabu (09/12/2021).

Ginda mengatakan, Bonus Demografi merupakan suatu kondisi dimana populasi masyarakat akan didominasi oleh usia produktif, yaitu anak-anak muda dibandingkan yang tua.  Sehingga secara politik posisi anak anak muda itu sangat diperhitungkan, apalagi di era keterbukaan saat ini.

“Setiap Pemilu saya selalu sampaikan, anak anak muda kalau bisa jangan Golput. Lalu siapa Pak yang akan saya coblos, ya disearching sendirlah. Saya nggak bilang saya yang paling bagus atau Partai saya paling bagus. Silakan disearching,”ujar Politisi PDIP itu.

Pada Pemilu Tahun 2024 mendatang, ujar Ginda, jumlah Pemilih yang usianya di bawah 35 itu ada sekitar 45 persen, dan di bawah usia 45 itu sebanyak 60 persen.

“Kami sudah hitung. Nah, kalau anak-anak muda ini memilih, maka kalian yang akan menentukan siapa Presidennya, siapa Gubernurnya, siapa Wali Kotanya dan siapa anggota Dewannya. Kalian yang menentukan,”kata Ginda

Ginda berterima kasih karena Mahasiswa UMS yang tergabung dalam Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) FH itu mau datang ke DPRD, dan menyampaikan pertanyaan dan masukan kepada DPRD.

“Sebenarnya pertemuan ini sudah lama dijadwalkan, hanya saja di masa pandemi, di tempat kami membatasi kegiatan. Saya lebih senang ketemu dengan kawan kawan secara langsung, sehingga bisa tahu apa yang ingin ditanyakan apa yang mau disharingkan,”ujar Alumnus UMS Faksultas Ekonomi Angkatan 1994 itu.

Menurut Ginda, salah satu tempat diskusi yang paling ideal adalah di DPRD. Alasannya, karena audiens bisa bertemu langsung dengan Pimpinan atau Anggota DPRD.
Selain itu, secara peralatan, DPRD Surakarta cukup lengkap “Saya tidak perlu tanya kemana mana. Siapa yang mau menyampaikan pendapat, bisa langsung disampaikan. Semua meja ada micnya, tinggal pencet langsung bisa bicara,”katanya

Pada pertemuan yang berlangsung dua jam itu, Ginda juga menjelaskan terkait komposisi Parpol di DPRD Surakarta, jumlah Fraksi, Komisi hingga tugas dan fungsi DPRD.
 
Ia juga menjawab semua hal yang dipertanyakan Mahasiswa, mulai dari persoalan kemasyarakatan, budaya, pelayanan perizinan berusaha, proses rekruitmen anggota Partai Politik, sistem pencatatan penduduk, proses pembentukan Peraturan Daerah, proses tender dan lelang proyek, pengawasan pajak restoran hingga proses yang sering menghambat kinerja DPRD. Bahkan, ada yang bertanya bagaimana prosedur meminta DPRD sebagai donatur kegiatan mahasiswa.

Ketua Umum DPM Fakultas Hukum UMS, M. Akmal Suherman pada pertemuan itu secara khusus menyampaikan terima kasih kepada Ginda Ferachtriawan sebagai representasi DPRD Kota Surakarta yang telah memberikan ruang diskusi kepada DPM UMS.

“Terima kasih Pak Ginda karena telah mampu memberikan ruang diskusi untuk DPM FH UMS untuk belajar, mencari pengalaman, menimba informasi serta hal hal yang sekiranya kami butuhkan agar dikemudian hari kami bisa menjadi penerus bangsa yang benar benar berkualitas,”ujar Akmal

Jeprin S. Paudi

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *