Sabtu , 19 Agustus 2017

Teguh Usulkan Hibah Ke Keraton Kasunanan Diubah Bentuknya

Ketua Komisi IV, Drs Teguh Prakosa, mengatakan bahwa hibah ke Keraton Kasunanan yang selama ini diwujudkan uang, untuk ke depan lebih baik dalam bentuk program kerja. Kegiatannya, menurutnya, dimasukkan ke dalam Dinas Pariwisata dan Budaya.

Dia berbicara hal itu, siang tadi, menjawab pertanyaan penulis dprd-online di Gedung DPRD setempat.

Politisi PDI Perjuangan ini menambahkan, berbagai peristiwa di lingkungan budaya akan terus berlangsung. Sedangkan pembiayaannya belakangan ini tidak dapat dicairkan. “Karena harus ada tanda tangan dari Sri Susuhunan PB XIII. Ini yang merepotkan mereka,” ujarnya.

Namun, tambahnya, kalau semua kegiatan budaya, seperti Grebeg Maulut maupun Grebeg Syawal membutuhkan biaya yang tidak sedikit. “Kita tentu tidak ingin kegiatan budaya di keraton akan mati, karena tidak ada biaya,” tandasnya.

Contohnya, kata Teguh, belum lama ini keraton tak bisa mengirimkan utusan ke Festival Keraton Nusantara, karena dananya tidak cair. “Proposalnya saya baca, biayanya sekitar Rp 300 juta. Pemkot menginginkan yang beftanda tangan atas penerimaan uang itu Sri Susuhunan PB XIII.”

“Sementara PB XIII tidak mau campur tangan hal-hal yang bersifat begitu,” ujarnya. “Maka kami akan melobi ke fraksi-fraksi untuk mengubah bentuk hibahnya.” (S)

 

Related posts

Leave a Reply

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *