Senin , 29 Mei 2017

Surakarta Dapat DID Rp 23, 350 Miliar

Walikota FX Hadi Rudyatmo mengutarakan, bahwa Alokasi Dana Insentif Daerah (DID) tahun 2015 yang diterima Pemerintah Kota Surakarta sebesar Rp. 25.350.120.000,00 . Dana itu digunakan untuk  pembangunan SMK Negeri 8 sebesar Rp. 1miliar, Pembangunan SMP Negeri 11 dan SMP Negeri 27 sebesar   Rp. 14, 5 miliar, katanya.

“Pembangunan SDN Losari, SDN Wonosaren, SDN Mijipinilihan, SDN Jajar, SDN Ngemplak serta rehab MCK SDN sebesar  Rp. 7.660.120.000,00. Pembangunan UGB dan RKB PAUD Merah Putih, Garuda dan Bhineka sebesar Rp. 1.090.000.000,00.     Lanjutan pembangunan Pusat Layanan Autis (PLA) sebesar                  Rp. 1.100.000.000,00,” tambah walikota.

Walikota berbicara hal itu dalam jawaban yang dibacakan oleh asisten administrasi, Drs Rachmad Sutomo, Jumat (7/10), saat menjawab pertanyaan dari Fraksi PAN. Rapat paripurna yang berlangsung di Gedung Graha Paripurna setempat itu dipimpin Ketua DPRD, Drs Teguh Prakosa, yang didampingi, H Abdul Ghofar ismail SSi dan H Djaswadi ST.

Dia menambahkan, Temuan BPK-RI atas dana hibah sekolah swasta adalah keterlambatan pelaporan Surat Pertanggungjawaban (SPJ) dari penerima hibah.

Mengingat dalam RAPBD Tahun Anggaran 2015, menurutnya,  masih dialokasikan belanja hibah untuk sekolah swasta,  maka telah dilakukan upaya-upaya perbaikan melalui koordinasi antara SKPD yang terkait serta pelatihan kepada para penerima hibah dalam pembuatan SPJ sehingga diharapkan tidak terjadi keterlambatan penyampaian SPJ. (S)

BACAKAN JAWABAN: Asisten Administrasi, Drs Racmad Sutomo MM, saat membaca jawaban walikota, Jumat (7/10), saat rapat paripurna DPRD setempat di Gedung Graha Paripurna. (foto/Hms/teks: S)

 

Related posts

Leave a Reply

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *