Minggu , 20 Agustus 2017

Supriyanto: BPK Layak Lakukan Audit BLUD GLH

Persoalan pengelolaan Griya Layak Huni (GLH) senilai Rp 9 miliar yang tidak kunjung menemui titik terang membuat kalangan DPRD Surakarta angkat tangan. Kalangan dewan meminta Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) mengaudit Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) GLH lantaran upaya dewan meminta kejelasan dari BLUD GLH selalu kandas.

Wakil Ketua DPRD Surakarta, Supriyanto SH, mengatakan, pihaknya telah berkomunikasi dengan BPK untuk dilakukannya audit terhadap pengelolaan dana GLH yang bersumber dari United Nations (UN) Habitat. Meski baru bersifat informal, dapat dipastikan BPK bakal segera turun.

“Saya pastikan BPK akan turun melakukan audit investigasi menyeluruh soal proyek dana GLH dalam waktu dekat. Mungkin tidak sampai tutup buku. Bulan depan mereka akan turun ke Solo,” katanya, siang tadi, di DPRD Surakarta.

Langkah meminta BPK turun tangan, lanjutnya, lantaran upaya mencari titik terang pengelolaan GLH melalui pembentukan panitia khusus (Pansus) di DPRD juga gagal. Hal ini lantaran tidak adanya titik temu antara pimpinan dewan dengan Komisi IV. Selain itu, pengusutan melalui Pansus juga akan membutuhkan waktu yang lama. (S)

Related posts

Leave a Reply

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *