Senin , 29 Mei 2017

Sudah Biasa Serapan Anggaran SKPD Lambat

Sudah Biasa Serapan Anggaran SKPD Lambat

Sudah menjadi kebiasaan bagi Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Pemkot Surakarta yang lambat dalam menyerap anggaran. Hal itu bisa diakibatkan sistem pembayaran full financering, bisa juga perencanaan yang tidak matang.

Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD setempat, Supriyanto SH, berbicara hal itu,siang tadi (18/12), saat menjawab pertanyaan penulis dprd-online, di ruang Komisi II DPRD setempat. Tanggapan ini dimintakan berkaitan hingga akhir pencairan dana APBD Surakarta penyerapan berbagai SKPD baru mencapai kisaran 77 %.

Tetapi, katanya, pada 24 Desember bisa dipastikan penyerapan anggaran mencapai 95 %. “Dikarenakan berbagai proyek phisik sudah selesai pencairan dan proyek-proyek nonphisik,” tambah Supriyanto yang menjadi Wakil Ketua Banggar dalam periode 2009-2014 lalu.

Dia menambahkan, padahal saat triwulan ketiga berakhir serapannya sekitar 50 %. Setidaknya, kata Sekretaris Komisi II ini, komisi mencatat ada dua proyek yang tidak dapat diselesaikan tahun 2014, yakni Koridor Pasar Gede senilai Rp 5 miliar dan proyek di Badan Lingkungan Hidup Rp 600 juta.

“Sisa serapan itu akan masuk Silpa dalam perhitungan APBD mendatang,” tambahnya. (S)

 

 

Related posts

Leave a Reply

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *