Kamis , 25 Mei 2017

Sidak Pembangunan Pendopo Kelurahan Mangkubumen & Gedung DKK

Sidak Pembangunan Pendopo Kelurahan Mangkubumen & Gedung DKK

SURAKARTA – Anggota Komisi I DPRD Kota Surakarta menjalankan sidak pembangunan Eks Pemuda Teater (Mangkubumen) dan DKK Surakarta.

 

Selang 10 hari (26/9) dari lawatannya yang pertama, Anggota Komisi I kembali meninjau Pembangunan Eks Pemuda Teater yang terletak di Mangkubumen (5/10). Pemandangan yang sama masih terjadi dengan berdiri kokoh bangunan bekas salon di sebelah Timur proyek.

 

“Permasalahannya masih sama seperti yang lalu, belum adanya tindak lanjut pengosongan lahan di sebelah Timur”, jelas Budi Prasetyo.

 

Selain itu, menurut laporannya pihak bengkel Costarica yang notabenenya masih menggunakan area pembangunan proyek sebagai akses jalan menunggu pengosongan area sebelah Timur. Pihak bengkel sendiri sudah meminta izin sembari menunggu eksekusi pengosongan lahan. Nantinya setelah proses pengosongan lahan rampung, pihaknya akan membuat akses keluar masuk di sebelah Timur. Pemindahan akses belum bisa terlaksana karena terganjal satu bangunan yang memang belum dikosongkan sampai hari ini.

 

“kami sudah memerintahkan untuk proses pengosongan area bangunan yang memang harus dikosongkan. Mestinya ini harus segera diselesaikan eksekusi pembongkaran. Kami juga sudah berkoordinasi dengan bagian hukum. Kabarnya, mereka akan bekerjasama dengan pihak-pihak terkait agar secepatnya mengosongkan bangunan yang mengganggu,” papar Budi.

 

Meskipun masih terganjal permasalahan yang ada, proyek pembanguan tetap berjalan. Progresnya selama 2 minggu ini sudah memasuki 10%. Targetnya awal Desember selesai.

 

Kelebihan progres pencapaian terjadi di pembangunan Tahap awal DKK Surakarta. Meskipun cuaca akhir-akhir ini tak menentu tetapi pihak pelaksana bisa mensiasatinya dengan terbukti surplus 10% dari recananya.

 

“Sampai hari ini, kita ada kelebihan progress 10%. Jadi ada kemajuan. Kendalanya hanya cuaca yang tak menentu saja, tapi alhamdulillah kita masih bisa ngejar”, ujar Marseno Adi (Direktur Pelaksana).

 

Seno juga menuturkan bahwa pembangunan tahap I ini meliputi panjang, plat, dan lantai satu atau istilahnya basement tidak sampai finishing. Pihaknya juga memasang target selesai pembangunan 20 Desember meskipun kontrak akan berakhir di 27 Desember.

 

“Pencapaian yang bagus mengingat cuaca yang tak mendukung ini. Minggu kemarin di awal-awal mereka sempat lembur, namun karena sering hujan di minggu ini tidak lembur. Mereka menambah volume pekerja”, sambung Budi. (ARF)

Related posts

Leave a Reply

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *