Minggu , 18 Agustus 2019

Sidak Komisi IV DPRD Kota Surakarta ke RSUD Ngipang dan Perpustakaan Daerah Kota Surakarta

Sidak Komisi IV DPRD Kota Surakarta ke RSUD Ngipang dan Perpustakaan Daerah Kota Surakarta

HUMAS DPRD –Komisi IV DPRD Kota Surakarta melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) terhadap Pelayanan RSUD Ngipang dan Perpustakaan Daerah Kota Surakarta. Selasa, (26/03/2019)

Asih Sunjoto (Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Surakarta) bersama anggotanya Reni Widyawati meninjau pelayanan RSUD Ngipang. Keduanya bersama sejumlah staf tiba di rumah sakit yang berada di Jalan Lettu Sumarto Nomor 1, Kedungupit, Kelurahan Kadipiro, Kecamatan Banjarsari, Solo itu disambut Direktur RSUD Ngipang, Willy Handoko Widjaja.

Komisi IV melihat adanya antrian yang penuh, akan tetapi semuanya masih bisa tertangani hanya saja memang antriannya yang menumpuk dikarenakan memang banyaknya jumlah pasien. “Setiap hari saja yang rawat jalan antara 400-500  orang,” ungkap jelas Willy kepada Humas DPRD Surakarta

Dalam sidak kali ini, Komisi IV DPRD Kota Surkarta juga meninjau alat kesehatan berupa bed dengan teknologi terbaru yang akan digunakan di RSUD Semanggi nantinya. “pemerintah juga sudah memfasilitasi untuk pengadaan bed canggih elektrik yang akan digunakan di Semanggi” ungkap Asih Sunjoto

Menurut Direktur RSUD Ngipang yang dalam hal ini bertugas mencarikan bed menuturkan bahwa bed terbaru ini harganya Rp 30 juta dengan beberapa keunggulannya

Bed ini akan mempermudah pasien dalam pemeriksaan medis. Mau di foto rongsent misalnya, tidak perlu digotong-gotong, karena desain bahan bed yang support dengan laser rontgen” ,” ungkap dia.

“Pasien tidur saja, tidak perlu berpindah seperti pada bed biasanya yang harus digotong ke sana ke sini,” tuturnya menekankan.

Bed terbaru ini akan didatangkan 11 unit yang difungsikan untuk ruang ICU di RSUD Semanggi yang diperkirakan akan segera beroperasi.

Disisi lain, Komisi IV DPRD Surakarta juga meninjau Perpustakaan Daerah Kota Surakarta. Dalam sidaknya Komisi IV meninjau Tower / Gardu Pandang yang ada disana.

“Sudah bagus sebenarnya, tapi ventilasinya kurang tidak ada udara yang masuk dan kacanya kurang naik, jadi kurang bagus kesannya” tutur Asih

Komisi IV juga mencoba teknologi baru yaitu Bioskop 6 Dimensi yang sudah bisa beroperasi, hanya tinggal menunggu penyempurnaan dalam kapasitas listrik di Perpusda yang masih kurang. (ata)

Related posts

Leave a Reply

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *