Kamis , 23 Maret 2017

Sidak Komisi III ke Pasar Klewer

Sidak Komisi III ke Pasar Klewer

SURAKARTA – Humas

Anggota Komisi III DPRD Kota Surakarta melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke lokasi pembangunan Pasar Klewer dan gedung Koramil di kawasan Semanggi. Dalam kunjungan ke Pasar Klewer, anggota Komisi mendesak pihak kontraktor segera menyelesaikan pembangunan pasar yang menjadi icon pusat perputaran ekonomi Kota Solo. Bagaimana mungkin pekerjaaan bisa selesai tepat waktu, secara kasat mata saja kelihatan bahwa sampai hari ini baru selesai tahap 53 persen.

“Kami mengharap pekerjaan on time. Kami menagih komitment kontraktor penyelesaian pembangunan Pasar Klewer selesai dalam waktu singkat,” ujar Sugeng Riyanto, Kamis (6/10) di lokasi pembangunan.

Menurut Sugeng, antara penggarap konstruksi dengan bagian elektrika tidak terjadi sinergi, sehingga terjadi tidak tercapai sinergi yang bagus. “Seharusnya hal seperti itu tidak terjadi kalau kedua kontraktor bangunan dengan tim yang menangani elektrik sinergi,” katanya.

Tidak hanya itu, papar Sugeng menerangkan, agar deadline penyelesaian waktu pembangunan selesai tepat waktu, seharusnya kontraktor menambah tenaga pekerja. Kalau sekarang dikerjakan sampai pukul 12 malam, ujarnya, bisa saja sampai pagi.

“Itu harus ditambah pekerja. Yang melibatkan kedua belah pihak antara kontraktor bangunan dengan pekerja jaringan elektrik. Tanpa itu, susah mencapai deadline yang telah ditetapkan,” ujar dia.

Lebih lanjut Sugeng menegaskan, jadual pelaksanaan proyek pembangunan Pasar Klewer akan terus diawasi secara ketat sesuai dengan spek yang ada dalam Detail Enigering Design (DED).

“Kami akan terus menerus memantau perkembangan pembangunan. Termasuk melihat spek pembangunan,” katanya, “Juga mendengarkan masukan dari pedagang seperti apa yang dikehendaki.”

Sementara itu, Ketua Komisi III, Honda Hendarto mempermasalahkan kualitas pengerjaan bangunan. Bisa saja, karena mengejar waktu yang menyisakan 2,5 bulan, pelaksana proyek asal main bagun dengan kwalitas bangunan.

“Bisa jadi karena mengejar waktu yang tersisa pendek, pengerjaan bangunan asal-asalan. Itu yang kita tidak mau. Waktu 2,5 bulan itu sangat pendek,” kata dia, “Saya yakin pihak ketiga akan tepat waktu, asal jumlah pekerja ditambah.”

Komisi III juga menghimbau kepada Dinas Pengelolaan Pasar, Disperindag dan pihak-pihak yang terkait Ps. Klewer memberi kesempatan kepada kontraktor mengerjakan sesuai dokumen kontrak kerjanya. “Jangan mengganggu dengan adanya usulan tambahan ini, ornament ini, dan permintaan ini itu sehingga akan mengganggu dari pihak rekanan untuk segera menyelesaikan proyek,” katanya.

Menurutnya, budaya Jawa terkait pembangunan Pasar Klewer yang sering minta tolong, sering menjadi penyebab keterlambatan. “Karena ewuh perkewuh pihak kontraktor mengerjakan yang bukan menjadi tanggungjawabnya. Secara yuridis hukum yang tertera di kontrak sesuai DED. Karena memenuhi permintaan fokus pengerjaan utama malah terabaikan,” ujar Honda.

Setelah melakukan Sidak di Pasar Klewer, Komisi III juga menyambangi pembangunan Gedung Koramil di Semanggi. Sejak dimulai pembangunan, pada 15 Agustus lalu, sekarang telah memasuki progress 16 persen.

“Minggu ini sudah memasuki progress 16% targetnya 19% sampai hari Minggu. Target kita selesai 15 Desember,” ungkap Andi Martanto, konsultan pembangunan. (arf/nang/jes)

Related posts

Leave a Reply

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *