Kamis , 16 Agustus 2018

Sidak Komisi II ke Jembatan Tirtonadi

Sidak Komisi II ke Jembatan Tirtonadi

HUMAS DPRD – Komisi II DPRD Kota Surakarta meninjau pelaksanaan pembangunan Jembatan Tirtonadi dan progres pembongkaran bangunan di sekitar jembatan, Kamis (26/07). Pelaksanaan pembangunan Jembatan Tirtonadi yang memakan anggaran APBN sekitar 40 miliar ini dijadwalkan rampung akhir tahun ini.

“Menurut info yang saya terima dari DPU PR, Anggaran yang digunakan 40 miliar untuk dua jembatan yang harus selesai akhir tahun,“ jelas Edy Jasmanto. Proses pembongkaran dan ganti rugi bangunan di sekitar jembatan yang menjadi prioritas Sidak Komisi II kali ini. Dikarenakan pembangunan JembatanIMG_9133 Tirtonadi mengambil anggaran dari pusat, tugas Komisi II DPRD Kota Surakarta mengawasi dan memonitor pembangunan agar selesai tepat waktu.

YF Sukasno, Ketua Komisi II menjelaskan bahwa tinjauan Komisi II lebih terkait ganti rugi bangunan di sekitar Jembatan Tirtonadi. “Kita melihat pelaksanaan pembongkaran dan ganti rugi bangunan yang menyedot anggaran IMG_9150APBD sekitar 3 miliar lebih,“ katanya. Proses bongkar bangunan sudah dilaksanakan dan dalam proses pengerjaan. Harapannya segera dibongkar selesai, sehingga tak menjadi hambatan pelaksanaan pembangunan Jembatan sebelah Timur.

Selain itu, Sukasno masih menyayangkan masih adanya beberapa bangunan di sebelah Barat Jembatan yang terlalu dekat dengan Jembatan. “Bangunan di sebelah Barat Jembatan ini sangat mengganggu, karena posisinya terlalu dekat dengan jembatan,” tambahnya, “apabila nanti jembatan sudah berfungsi dan digunakan masyarakat akan terasa mengganggu jarak pandang, saya berharap OPD melakukan kajian terhadap beberapa IMG_9110bangunan ini.”

Menurut Edy Jas, bangunan sebelah Barat jembatan merupakan Hak Guna Bangunan (HGB). “itu hanya HGB saja, semestinya Pemerintah Kota menganggarkan untuk pembebasan dan pengadaan lahan biar pandangannya enak,“ terangnya, “Jembatan terlihat indah dan bisa difungsikan tempat rekreasi dan taman di sebelah Utara Barat Jembatan.“Harapan dari Komisi II, HGB segera di proses, dipercepat, dan dipermudah untuk ganti untungnya dari jembatan hingga pintu airnya. (ARF)

Related posts

Leave a Reply

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *