Kamis , 16 Agustus 2018

Sidak Komisi II ke Jembatan Sibela

Sidak Komisi II ke Jembatan Sibela

HUMAS DPRD – Komisi II DPRD Kota Surakarta melaksanakan inspeksi mendadak (Sidak) proses pembangunan Jembatan Sibela yang diproyeksikan membuka akses Sibela Utara RW 25, Kamis (26/7). Jembatan Sibela yang terletak di kampung paling Utaranya Kota Solo, dulunya hanya berupa sesek atau bambu empat buah yang menjadi akses  jalan Sibela Utara RW 25 menuju Bonoroto wilayah Karanganyar.

Akhirnya, mendapatkan perhatian dan gerak cepat dari DPU PR untuk segera merealisasikan dan mewujudkan keinginan masyarakat di wilayah Sibela. Berawal dari usulan dari masyarakat dan Ketua LPMK yang mengajukan ke DPRD Kota Surakarta melalui Dyah Retno dan dikoordinasikan dengan DPU PR, tanpa menunggu lama langsung direspon DPU PR dan dimulai proses pembangunan. “ini merupakan wujud kepedulian kita terhadap pembangunan kota Solo yang merata sekaligus untuk mempermudah anak-anak sekolah dari IMG_9224kampung sebelah dan juga transportasi dari masyarakat yang paling ujung Utara kalau mau menyeberang ke Utara,” jelas Sukasno, “Jembatan kecil tapi sangat bermanfaat nantinya.”

Pembangunan jembatan ini hampir tidak menemui kendala apapun, malahan ada usulan dari masyarakat agar lahan kosong di dekat jembatan untuk bisa dibeli Pemerintah Kota sehingga nantinya jalan yang dilalui naik lurus tanpa harus berbelok. “Ada usulan dari masyarakat, tanah atau lahan kosong diadakan pembebasan tanah sehingga bisa digunakan sebagai jalan tembus,” terang Sukasno, “mintanya diluruskan dan ditembuskan langsung naik ke atas.”

Selain itu, menurut Edy Jas disamping mempermudah akses transportasi dampak yang ditimbulkan Pembangunan Jembatan Sibela bagi masyarakat sekitar adalah menaikkan harga jual tanah di sana. “kalau akses penghubungnya ada, tanah otomatis naik sendiri,” katanya. (ARF)

Related posts

Leave a Reply

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *