Sabtu , 29 Juli 2017

Sidak Komisi II DPRD Kota Surakarta Terkait Penataan Kawasan Kyai Mojo & Taman Banjarsari

Sidak Komisi II DPRD Kota Surakarta Terkait Penataan Kawasan Kyai Mojo & Taman Banjarsari

SURAKARTA – Beberapa anggota Komisi II melangsungkan aksi sidak di kawasan Kyai Mojo dan Taman Banjarsari, Jumat (7/10).

 

Pengerjaan drainase di Jln. Kyai Mojo, Semanggi tanpa pengawas seperti di titik-titik yang lain. Ini sangat disayangkan karena hanya terbentur dengan bekas talud pengerjaan drainase dibelokkan begitu saja berbeda dengan gambar DED (Detail Engineering Design) yang telah ada.

 

“Sangat disayangkan, pengerjaan drainase di Jl. Kyai Mojo tidak ada pengawasnya “mau dibelokkan” begitu saja salurannya karena kesulitan menggempur bekas talud. Kalau itu digempur saya yakin itu hanya butuh waktu setengah hari. Tapi memang itu harus digempur supaya drainasenya lurus sesuai DED”, papar Sukasno.

 

Sukasno juga mengkritisi terkait tidak adanya inlet (bukaan/lubang di sisi-sisi jalan) diantara mainhole. Memang di gambar perencaan tidak ada, sehingga kontraktorpun tidak salah juga. Ini berarti kurang cermat saat perencanaan.

 

“ini butuh pengawas yang selalu standby, jangan sampai ada kejadian seperti ini lagi. Nanti disana notok tangga juga dienggoke lagi, repot noh nanti,” tambah Sukasno.

 

Komisi II juga sudah berbicara dengan pihak kontraktor terkait saluran yang belok, nantinya mereka akan membenahi saluran tersebut. Jangan sampai pengerjaan drainase ini mengejar target saja dan mengesampingkan kualitas. Karena apabila ini terjadi bangunannya jelek, masyarakatpun yang rugi.

 

Pembangunan penataan Taman Banjarsari sudah memasuki progres 55% meliputi pengerjaan paving luar dalam, dress block, pembongkaran pagar, dan pengecoran pintu masuk.

 

“Pengerjaan paving yang memiliki bobot paling besar. Apabila paving sudah terselesaikan dalam 2 minggu ke depan sudah bisa memasuki 90%”, jelas Guntur, Pengawas Proyek.

 

Komisi II menyarankan pembongkaran mainan taman yang ada, karena dirasa sudah lapuk dan tidak menarik. (ARF)

Related posts

Leave a Reply

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *