Minggu , 23 Juli 2017

Sidak KOMISI II DPRD Kota Surakarta

Sidak KOMISI II DPRD Kota Surakarta

 

SURAKARTA – Rabu 03/08/2016 Anggota Komisi II DPRD Kota Surakarta melakukan sidak di kawasan pembangunan jembatan sabrang makmur di Desa Jebres Tengah, Kelurahan Jebres.

Rabu Pagi (03/08/2016) Anggota Komisi II DPRD Kota Surakarta melakukan sidak. Sidak yang sering kita kenal dengan inspeksi mendadak ini dilakukan di lokasi jembatan Sabrang Makmur Desa Jebres Tengah RT02/24 Kelurahan Jebres, Surakarta. Lokasi ini berseberangan dengan kampus Universitas Sebelah Maret tepatnya di sisi sebelah utaranya. Jembatan ini masih dalam proses penyelesaian, kira-kira 10% dari seluruh pembangunan.

 

Jembatan merupakan struktur yang dibuat untuk menyeberangi jurang atau rintangan seperti sungai, rel kereta api ataupun jalan raya. Jembatan juga merupakan bagian infrastruktur transportasi darat yang sangat vital dalam aliran perjalanan (traffic flows). Jembatan Sabrang Makmur merupakan Approach Bridge atau yang sering dikenal sebagai jembatan penghubung. Jembatan ini menghubungkan antara Desa Sabrang Lor (Utara) dan Desa Jebres Tengah (Selatan).

 

Jembatan ini nantinya diproyeksikan sebagai jalan penghubung maupun jalan alternatif kedua desa tersebut. Sebelumnya jalan yang digunakan masyarakat sekitar adalah melalui “Jembatan Biru” di sebelah Timur jembatan Sabrang Lor ini kira-kira 800 m. Dikarenakan jembatan biru ini hanya bisa dilalui pejalan kaki, sepeda, maupun sepeda motor dan itupun harus satu per satu dari arah yang sama. Sempit dan tidak bisa dilalui apabila bersimpangan, sehingga jembatan Sabrang Makmur ini menjadi pengganti jembatan biru tersebut. Jembatan Sabrang Makmur ini nantinya memiliki panjang 36,2 m dan lebar jalan 7m.

 

Sabrang Makmur ini sudah memasuki Tahap II Pembangunan meliputi struktur atas balok dan plat serta penyelesaian approach ride atau jalan penghubung. Rencananya Tahap II ini selesai pada Bulan Desember Tahun ini. Seperti yang dikatakan Joko Supriyanto (DPU) selaku seksi pembangunan dan jalan “ Tahap II ini dimulai sejak 27 Juli 2016 sampai 15 Desember 2016, kemungkinan tidak akan menemui kendala dan selesai tepat waktu karena pembangunan struktur atas ini tidak terganggu aliran sungai “, katanya.

 

 

IMG_8975 A
SURAKARTA – Rabu 03/08/2016 Kondisi Jembatan Gajah Putih yang berada dekat SMP N 17 Surakarta di Desa TempurejoKel. Sumber yang merupakan lokasi sidak kedua Anggota Komisi II DPRD Kota Surakarta.

Komisi II ini, setelah dari Jembatan Sebrang Makmur bertolak menuju Jembatan Gajah Putih yang tidak jauh dari lokasi sidak pertama. Lokasi ini berdekatan dengan SMP N 17 Surakarta, kira-kira perjalanan 15 menit dari Sabrang Makmur.

Jembatan Gajah Putih ini sudah selesai hampir 30% pembangunan. Jembatan ini berlokasi di Jln. Kahuripan Timur No.1 Desa Tempurejo Kel. Sumber. Panjang jembatan ini nantinya sekitar 19 m dan lebar 6 m. Pengerjaan jembatan dimulai Tanggal 13 Juni 2016 dan diprediksi selesai bulan November seperti yang tertera di perjanjian kontrak selama 150 hari.

Awal kendala pembangunan ini adalah cuaca yang tidak menentu seperti yang dikatakan Pak Suyamto selaku mandor (pemimpin ,red) proyek ini, “ kendala awal pembangunan jembatan kemarin adalah situasi cuaca yang tidak menentu, tahu-tahu hujan “, cetusnya.

Pembangunan ini merupakan salah satu bentuk pengembangan di wilayah Solo Utara. Jembatan Gajah Putih ini nantinya diharapkan mampu memperlancar dan mempermudah aktivitas masyarakat sekitarnya. (ARF)

 

 

Related posts

Leave a Reply

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *