Kamis , 25 Mei 2017

Sayangkan Kran Air Mancur Tak Sepadan Dengan Patung

Sayangkan Kran Air Mancur Tak Sepadan Dengan Patung

KETUA Komisi II DPRD Kota Surakarta YF Sukasno SH, menyayangkan posisi beberapa kran air mancur di Taman Gilingan. Air yang pancarkan terlalu kecil, tambahnya, kalah dengan patung Dewa Ruci. Dia meminta Dinas Kebersihan Dan Pertamanan (DKP) untuk memperbaiki.”Jika membutuhkan dana, silakan ajukan. Komisi II akan mendukung sepenuhnya,” ujarnya, siang tadi, saat sidak di Taman Gilingan.

Anggota Komisi II yang ikut sidak adalah: YF Sukasno, ketua, Supriyanto SH, sekretaris, Edy Djasmanto SH, Dipl Ing Quatly Al Katiri, keduanya anggota. Saat sidak Kepala DKP, Drs Hasta Gunawan, ikut mendampingi.

Selain itu, Sukasno mengkritisi Taman Gilingan yang dijadikan “wc umum”, mestinya pemkot bisa meniru Surabaya. Di Surabaya, katanya, tegas dalam menerapkan peraturan.

“Mereka yang diketahui kencing di taman, dihukum untuk membersihkan taman itu,” ujarnya, siang tadi, kepada penulis dprd-online, saat sidak .

“Taman ini lokasinya cukup strategis. Sayang, kalau akhirnya warga enggan memanfaatkan karena merasa tidak nyaman,” kata YF Sukasno.

Kasno juga mengkritisipenataan taman yang minim pohon peneduh. Pihaknya juga sempat mengecek aliran air mancur di taman tersebut.“Semprotannya kurang kencang, cuma kecil . Tidak seimbang dengan kolam dan ketinggian patung yang rencananya sampai empat meter,”kata dia.

Sementara itu, sekretaris Komisi II, Supriyanto SH, mengatakan  bahwa keberadaan petugas taman sudah saatnya diadakan. Mereka, tambahnya, selain menjaga fasilitas dan mencegah taman untuk kegiatan yang tidak semestinya.Dia meminta DKP untuk menambah pohon di lokasi ini, karena terlihat taman ini kurang pohon peneduh. Supri heran mengapa DKP tidak merencanakan taman dengan baik.

“Bagimana kalau DKP saja tak bisa merencanakan taman, bagaimana dengan SKPD lain,” tandasnya. (S)

TAK SEPADAN:  Kran air mancur di Taman Gilingan tidak sepadan dengan tinggi patung Dewa Ruci. KetuaKomisi II, YF Sukasno SH dan Quatli Al Katiri saat menunjuk kran yang semprotannya kecil. (Foto dan teks: S)

Related posts

Leave a Reply

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *