Minggu , 23 Juli 2017

Relokasi Hunian Di Bantaran Sungai jadi Sorotan PKS

Relokasi Hunian Di Bantaran Sungai jadi Sorotan PKS

Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPS) DPRD Kota Surakarta menyoroti sosialisasi relokasi hunian warga di sungai. Menurutnya, sosialisasi yang benar akan mampu meredam gejolak masyarakat di tingkat bawah.

Asih Sunjoto Putro SSi, juru bicara FPKS, berbicara hal itu, kemarin siang (5/11) di forum rapat paripurna DPRD setempat. Rapat yang berlangsung di Gedung Graha Paripurna DPRD itu dipimpin Ketua DPRD, Drs Tehug Prakosa, yang didampingi tiga wakil, H Abdul Ghofar Ismail SSi, Umar Hasyim SE dan H Djaswadi ST.

Asih meminta penjelasan terkait penataan bantaran Sungai Bengawan Solo. “Wilayah mana saja yang belum tertata. Jika ditinjau dari RPJMP sejauh mana program ini sudah dinyatakan berhasil. Apa alat ukurnya untuk menentukan hal itu,” tanyanya.

Fraksi ini berharap Pemkot untuk konsisten dengan pemeliharaan taman. Menurutnya, pkl yang sudah dipindah dan diberi tempat di Pasar Klithikan Noroharjo, kini muncul lagi di Monumen Banjarsari. “Bahkan, suasana malam hari menjadi tontotan yang tidak sehat,” ujar Asih.

Dalam kaitan dengan ke pekerjaan umum, fraksi ini meminta pemkot untuk membuat master plan drainase. hal ini, lanjutnya, untuk melihat titik mana saja yang sudah dikerjakan dan belum dikerjakan. Sehingga, menurutnya, dapat dipantau hulu-hilirnya drainase tersebut.

Fraksi ini meminta SKPD terkait dengan jalan untuk membuat pemetaan nama-nama jalan yang sudah diperbaiki dan yang belum diperbaiki. Ini, katanya, untuk menghindari jalan tertentu sudah diperbaiki beberapa kali, tapi ada jalan yang sama sekali belum tersentuh. (S)

 

Related posts

Leave a Reply

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *