Selasa , 30 Mei 2017

PKS Pertanyakan Rencana Penambahan Modal

PKS Pertanyakan Rencana Penambahan Modal

MELALUI juru bicaranya, Muhadi Syahroni ST, Fraksi PKS mempertanyakan rencana Pemerintah Kota yang ingin menyetor penambahan modal tiga tahun ke PT Bank Jateng. Dan rencana itu akan dimasukkan ke dalam Raperda tentang Penyertaan Modal.

Muhadi mengatakan hal itu, Selasa (6/10), dalam rapat paripurna DPRD setempat di Gedung Graha Paripurna setempat.  Pandangan umum fraksi ini disampaikan dalam rapat paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Surakarta, Drs Teguh Prakosa. Dalam memimpin rapat Teguh didampingi tiga wakil ketua-H Abdul Ghofar Ismail SSi-Umar Hasyim SE dan H Djaswadi ST. Sedangkan Pj Walikota diwakili oleh Asisten Ekbang, Dra Rohana.

Perlu diketahui, dalam rapat paripurna sebelumnya, eksekutif mengajukan penambahan modal ke PT BPD Jateng. Pemkot  Surakarta merencanakan tahun 2015 sebesar Rp. 1, 833 miliar. Sementara, lanjutnya, di tahun 2016 sebesar Rp. 3,807 miliar.  Sedangkan di tahun 2017 sebesar Rp. 7, 050 miliar.

“Kenapa penetapan itu tidak dilakukan per tahun saja, mohon penjelasan,” tambah Muhadi.

Fraksi ini juga menanyakan awal mula penanaman modal. Serta deviden yang didapat selama menyetorkan modal tersebut, ujarnya. (S)

RENCANA PENAMBAHAN MODAL: Fraksi PKS mempertanyakan rencana pemkot yang akan memasukkan tiga kali penambahan modal ke satu raperda. (Foto: Ulin/teks: S)

Related posts

Leave a Reply

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *