Selasa , 27 Juni 2017

Pimpinan DPRD Apresiasi Pencoretan Tamsil Tahun Ini

DPRD Kota Surakarta menyetujui langkah Walikota FX Hadi Rudyatmo yang meniadakan atau mencoret alokasi anggaran khusus untuk kepentingan tunjangan hari raya ( THR ) tahun ini. Hal ini sebagai buntut dari temuan Badan Pemeriksa Keuangan ( BPK ) yang menegaskan, pemberian THR sebagai menyalahi aturan dan penerima harus mengembalikan.

” Saya lupa-lupa ingat. Tetapi misal ada usulan, Banggar dipastikan tidak akan membahas, karena sejak awal sangat meyakini, bahwa penganggaran tambahan penghasilan bagi PNS untuk hari khusus, jelas menyalahi aturan. Apalagi pemahaman ini sesuai dengan temuan BPK, jadi tidak mungkin lagi dianggarkan, meski didesakkan dengan berbagai cara,” papar Wakil Ketua DPRD Kota, Supriyanto.

Dia paparkan, Badan Anggaran ( Banggar ) dalam setiap pembahasan, selalu melakukan adu argumen hukum, jika mendapati pengajuan janggal dari tim anggaran eksekutif. Tatkala ada usulan kurang wajar yang didalam aturan keuangan daerah tidak diperbolehkan, namun tetap disodor-sodorkan, pasti dipangkas.

Karena itu, politikus Partai Demokrat ini menyarankan, sebaiknya walikota segera menerbitkan Peraturan Walikota ( Perwali ) yang menjadi dasar untuk pembatalan atau pencoretan tentang anggaran tambahan penghasilan hari khusus atau THR.

” Soal Perwali itu ranah eksekutif, kami dari lembaga legislatif hanya bisa menyarankan, demi kebaikan dan tidak memunculkan implikasi hukum. Dan juga perlu kami ingatkan juga, agar sebelum berganti tahun, temuan BPK soal tamsil segera ditindaklanjuti dengan pengembalian,” tandas dia sekali lagi.

Sedang Sekda Budi Suharto menyatakan, telah memerintah bagian hukum untuk segera melakukan pembahasan serius, terkait revisi Perwali tentang THR itu. Diharapkan, sebelum lebaran revisi Perwali sudah matang, sehingga secepatnya dapat ditandatangani walikota. ” Dengan revisi Perwali, tidak perlu diharapkan lagi ada THR,” tutur Budi. ( K )

Related posts

Leave a Reply

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *