Kamis , 21 September 2017

Pertanyakan Tindak Lanjut Operasi Daging Glonggongan

Sekretaris Komisi IV DPRD Kota Surakarta,  Abdul Ghofar Ismail  SSi, meminta Dinas Pertanian (Dispertan) memikirkan tindak lanjut dari operasi daging glonggongan. Pasalnya, lanjut Ghofar, meski sudah rutin dilakukan operasi, masih saja ditemukan daging glonggongan beredar.

“Dinas harusnya bertindak. Itu ranahnya siapa? Masuk kriminal atau bukan. Itu yang harus dipikirkan,” kata Ghofar , siang tadi.

Menurutnya, daging glonggongan yang beredar merupakan daging dari luar kota. Daging yang berasal dari Surakarta sudah dipastikan memenuhi standar. Daging dari luar sulit dikontrol lantaran langsung masuk ke pasar-pasar tradisional yang ada di Solo, ujar politisi dari PKS ini.

“Daging yang masuk itu kan nggak hanya dari Surakarta, tetapi juga dari daerah sekitar. Kalau yang dari Jagalan, itu sudah standar. Bahkan, kita sudah tidak menyembelih sapi betina,” ungkapnya.

Ghofar juga meminta Dispertan untuk lebih mengintensifkan operasi daging di semua pasar tradisional. Bukan tidak mungkin, dengan tidak adanya tindakan tegas, pedagang daging yang nakal akan terus berkeliaran. (S)

 

Related posts

Leave a Reply

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *