Jumat , 15 Februari 2019

Penerimaan Kunjungan Kerja DPRD Kabupaten Cilacap

Penerimaan Kunjungan Kerja DPRD Kabupaten Cilacap

Humas – DPRD Kota Surakarta menerima tamu Kunjungan kerja dari DPRD Kabupaten Cilacap terkait Peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Puskesmas. Kunjungan diterima oleh Djaswadi, S.T (Wakil Ketua DPRD Surakarta), Sugeng Riyanto, S,S (Wakil Ketua Komisi III), dan Asih Sunjoto Putro, S.Si (Wakil Ketua Komisi IV) di ruang transit DPRD Surakarta, Senin (14/01/2019).
Kunjungan kali ini di hadiri oleh  Komisi B dan Komisi D DPRD Kabupaten Cilacap, sebagai ketua rombongan Taswan, S.Sos (Ketua DPRD Kabupaten Cilacap). Terdapat dua pembahasan utama yaitu, mengenai optimalisasi PAD antara Komisi B DPRD Cilacap dengan Komisi III DPRD Surakarta dan mengenai pelaksanaan BLUD Puskesmas, antara Komisi D DPRD Cilacap dengan Komisi IV DPRD Surakarta yang didampingi oleh perwakilan dari Dinas Kesehatan Kota Surakarta.
Mengenai peningkatan PAD, Kamaludin (Ketua Komisi D DPRD Cilacap) menanyakan mengenai sektor-sektor apa saja yang menjadi fokus Pemerintah Kota Surakarta dalam peningkatan PAD, mengingat target besar pemerintah Kab.Cilacap dalam peningkatan PAD 2019. Terkait hal tersebut, dijelaskan oleh Sugeng Riyanto, S,S (Wakil Ketua Komisi III), IMG_9603bahwa pemerintah Kota Surakarta dalam meningkatkan PAD nya fokus dalam penerapan digitalisasi dari beberapa sektor pendapatan daerah. Pemerintah Kota Surakarta memasang Terminal Monitoring Device (TMD) di restoran, hotel dan café untuk memantau pajak yang masuk. Dengan menggunakan sistem online, baik itu dalam pemantauan pemasukan dari sektor perhotelan maupun rumah makan, ataupun dari retribusi pasar melalui e-retribusi.
Terkait BLUD Puskesmas, (H. Taufik Urrochman Hidayat) komisi D menanyakan bagaimana sistem penerapan BLUD Puskesmas di Kota Surakarta. “Kabupaten Cilacap memang belum ada puskesmas yang BLUD, untuk itu kami mau contoh dari Kota Surakarta terkait transisi puskesmas di sini menjadi BLUD”, ujarnya. Pemerintah Kota Surakarta memulai persiapan terkait BLUD Puskesmas sejak 2015, dan penerapan puskesmas yang menjadi BLUD sejak 2016. Hal tersebut juga dilakukan secara bertahap dibarengi dengan perbaikan sistem penjaminan kesehatan masyarakat. Setidaknya saat ini ada 17 puskesmas yang sudah BLUD, dan bisa melayani rawat inap. (ATA)

Related posts

Leave a Reply

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *