Kamis , 27 Juli 2017

Pembangunan Kantor Kelurahan Kauman Terlambat 9, 9 prosen

Pembangunan Kantor Kelurahan Kauman terlambat 9, 9 prosen dari jadwal yang seharusnya. Hingga Sabtu (4/10) progresnya sudah mencapai 51, 18 prosen.

Ketua Komisi I DPRD Kota Surakarta, Budi Prasetyo Ssos, berbicara hal itu, siang tadi (7/10), menjawab pertanyaan penulis dprd-online di ruang Komisi I. Informasi itu diperoleh saat komisi ini rapat kerja dengan para kepala kelurahan se-Kec. Pasar Kliwon, kemarin.

Budi menambahkan, pembangunan kantor itu disediakan anggaran sebesar Rp 2,051 miliar. Pembangunan yang dimulai 5 Juni dan akan berakhir 1 Desember mendatang.

Dia mengatakan, keterlambatan itu diakibatkan dalam proses lelang hingga dilakukan dua kali. “Saya tidak setuju jika alasannya itu, karena lelang tidak berpengaruh dalam proses pembangunan. Kami akan undang Kepala Kelurahan Kauman berikut rekanannya. Untuk menjelaskan hal itu,” tandas Budi, politikus dari PDI Perjuangan ini.

Di samping itu, lanjutnya, kepala kelurahan Gajahan melaporkan ada biaya rutin sebesar Rp 51 juta yang terselip dan tidak dianggarkan dalam APBD maupun APBD-Perubahan 2014.

“Ini akan kami cross chek dulu, kalau benar akan kami masukkan dalam APBD 2015 mendatang,” tandasnya. (S)

Related posts

Leave a Reply

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *