Senin , 29 Mei 2017

PDI Perjuangan Persoalkan Review Taman Sri Wedari

PDI Perjuangan Persoalkan Review Taman Sri Wedari

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Surakarta mempersoalkan review DED kawasan Taman Sriwedari. Fraksi ini mempertanyakan sudah berapa kali DED kawasan itu direview. “Apakah alasannya direview? Bagaimana perencanaan awalnya, sehingga mesti review kembali,” tambah Anna Budiarti SPAK, juru bicara fraksi ini.

Dia berbicara hal itu, siang tadi (5/11), saat menyampaikan pandangan umum fraksi di dalam rapat paripurna DPRD setempat. Rapat paripurna yang berlangsung di Gedung Graha Paripurna setempat dipimpin Drs. Teguh Prakosa,yang didampingi tiga wakil ketua, H Ghofar Ismail SSi, Umar Hasyim SE dan H Djaswadi ST. Hadir dalam rapat itu di antaranya, Wakil Walikota, H Achmad Purnomo.

Apakah tujuan Pemkot Surakarta menyalurkan raskinda, sementara di tingkat pusat sudah ada program raskin? tanya fraksi ini. Anna juga mempertanyakan, memkanisme verifikasi ulang para penerima Raskinda.

“Apakah Pemkot sudah yakin tentang verifikasi tersebut mendekati kebenaran tentang siapa yang berhak menerima Raskinda? Mohon dijelaskan! Menurut Pemkot, apakah tujuan penyaluran Raskinda tersebut sudah sesuai denagn tujuan awal? Mohon penjelasan.”

Anna mengatakan, bagaimanakah strategi pemkot untuk penyesuaian kartu PKMS dan BPMKS terhadap Kartu Indonesia Sehat (KIS) dan Kartu Indonesia Pintar (KIP) dan atau BPJS?

Dia mempersoalkan, dalam pengeluaran pembiayaan daerah ada pengembalian uang jaminan bongkar reklame sebesar 4 (empat) milyar. Kenapa Pemkot mengalokasikan anggaran atau uang jaminan bongkar reklame, padahal pada waktu pemasangan reklame pihak pemasang reklame sudah mengikutsertakan uang jaminan bongkar reklame? (S)

Related posts

Leave a Reply

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *