Rabu , 13 Desember 2017

Pajak Resto Harus Bisa Di Atas Target

Wakil Ketua Komisi III DPRD Surakarta, Quatly Abdulkadir Alkatiri, menyatakan penetapan target pajak resto itu sudah didasarkan pada hitung-hitungan antara DPRD dengan DPPKA.

Artinya, kalau terus ada peningkatan objek pajak, Quatly berharap target yang ditentukan itu menjad target minimal. Dengan pertumbuhan resto di Solo, dia berpendapat ada potensi kenaikan target pajak resto itu hingga 10% dari target yang sudah ada, yakni di angka Rp19,8 miliar.

“Kemarin [dalam pembahasan di Banggar], kami mengambil amannya. Yang jelas, mau enggak mau harus bisa di atas itu [target]. Di perhitungan APBD 2014 tahun depan, pasti akan terlihat nilai capaiannya. Mereka [DPPKA] kan punya data dan memperkirakan pertumbuhannya. Nah, soal data ini sebenarnya yang kami tekankan, apalagi dengan meningkatnya TI. Sebenarnya bisa mendukung, sehingga dengan database capaian target bisa terukur,” ucapnya, siang tadi.

Sementara itu, anggota Komisi III, Budi Prasetyo SSi, juga mengatakan, pertumbuhan resto di Solo meningkat pesat, terutama di sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Menurut dia, meningkatnya jumlah objek pajak itu mestinya diikuti dengan meningkatnya target PAD dari sektor pajak resto.

“Tiap tahun, DPPKA [Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan, dan Aset] selalu ngasih data ke Komisi III. Tapi, saya tidak pegang data itu,” kata dia saat ditemui secara terpisah. (S)

Related posts

Leave a Reply

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *