Kamis , 25 Mei 2017

Mobil Sampah Hidrolik Belum Sempurna

Mobil Sampah Hidrolik Belum Sempurna

Mobil pengangkut sampah milik Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) belum sempurna cara kerjanya. Siang tadi (10/10) saat mobil itu diuji coba di depan anggota Komisi II DPRD Kota Surakarta, sistem hidrolik macet.

Ketua Komisi II, YF Sukasno SH, meminta Drs Hasta Gunawan MM, kepala DKP, untuk menyediakan mobil sampah dengan sistem hidrolik. Mobil sampah itu berada di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Putri Cempo untuk diujicoba.

Selain YF Sukasno SH yang menyaksikan uji coba itu adalah: Kosmas Krisnamurti, Ginda, Drs Taufiqurahman dan H Maryuwono SH. Mobil tersebut dapat membuang sampah dengan sitem hidrolik, namun saat dikembalikan ke posisi semula hidroliknya macet.

Menurut pengemudinya, Yoga, sistem hidroliknya macet. Di samping itu, lanjutnya, per dekat roda belakang mestinya ditambah. Karena, menurutnya,  saat bak mobil itu posisi membuang akan membebani roda belakang.

“Sehingga hal itu akan mengakibatkan laker roda belakang cepat rusak bahkan tak tertutup kemungkinan as roda bisa kena,” ujarnya.

Atas hal itu, Hasta menjelaskan, dalam APBD 2014 silam pihaknya mendapatkan 16 mobil sampah. Yang mengadakan mobil ini, lanjutnya, adalah DPPKA. “Kalau ada kesalahan teknis seperti itu, kami pihak pengguna tinggal ngomong ke pihak yang mengadakan,” tambahnya.

Mobil tersebut, katanya, belum diserahkan ke pihak DKP. Bahkan, tambah Hasta, di APBD Perubahan mendapatkan tambahan 25 unit mobul serupa. “Apakah sudah dilakukan lelang atau belum, kami belum tahu,” tandasnya.

Atas pertanyaan, YF Sukasno mengatakan, komisinya ingin melihat cara kerjanya mobil tersebut. “Ternyata masih ada yang belum sempurna dan itu disaksikan oleh Kepala DKP. Jadi, kami tidak mencari-cari, itulah fakta di lapangan,” tandas politisi dari PDI Perjuangan. (S)

SISTEM HIDROLIKNYA MACET: Sistem hidrolik di mobil sampah macet saat uji coba, siang tadi (10/10).  Mobil jenis Mitsubishi L-300 itu diubah  menjadi mobil sampah dengan sistem hidrolik. (foto/teks: S)

 

Related posts

Leave a Reply

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *