Kamis , 21 September 2017

Meninggalkan Dunia Pendidikan Yang Sudah Menjanjikan

Adalah Abdul Ghofar Ismail SSi tak pernah merancang bahwa dalam hidupnya akan terjun ke politik. Guru mathematika  di SMA Al Islam ini mulai terjun ke politik saat dirinya menjadi anggota Partai Keadilan (PK). Justru keanggotaan itulah yang terus mendorongnya semakain tertarik di politik.

Ketika PK berubah menjadi Partai Keadikan Sejahtera (PKS) sekitar tahun 2002-2003, Ghofar dipercaya sebagai bendahara partai ini di tingkat Kecamatan Serengan. Karier politiknya mulai naik saat di tahun 2005 dipercaya menjadi sekretaris DPD PKS Kota Surakarta untuk periode 2005-2010.

Saat Pileg 2009, sebelum PKS mendaftarkan kadernya, partai ini melakukan pemilu raya. Pemilu yang dikhususkan untuk kader-kader dan anggota PKS di Kota Surakarta. Hasilnya, Abdul Ghofar masuk urutan kedua dari empat besar. Selain Ghofar, ada Ir Muhammad Rodhi, Quatly Al Katiri dan Sugeng Riyanto SS.

Maka, kata Ghofar, keempat kader itu ditargetkan menjadi anggota legislatif. “Karena di dapil Pasar Kliwon dan Serengan sudah ada Pak Quatly, maka saya ditempatkan di dapil Laweyan. Alhamdulillah terpilih,” kata Ghofar yang berputra enam, tiga lelaki dan tiga wanita ini.

Abdul Ghofar yang pernah ditawari menjadi kepala sekolah salah SMA swasta ini terpilih kembali dalam pileg 2014. Bahkan, partainya mempercayai untuk menjadi salah satu Wakil Ketua DPRD Kota Surakarta periode 2014-2019.

Berbuat Baik

Mengapa Anda pilih terjun ke politik, sementara sebagai pendidik posisi Anda sudah menjanjikan? Abdul Ghofar mengatakan, selain pendidik dirinya adalah da’i. Menurutnya, seorang da’I selalu mengajak berbuat baik.

“Maka keberadaan saya di DPRD dapat bermanfaat bagi banyak orang, saya ingin mengajak siapapun untuk berbuat kebaikan. Di samping itu, kehadiran saya di manapun dapat memberi manfaat bagi siapa saja. Bagi saya sendiri, partai, maupun masyarakat secara luas,” kata Ghofar yang selama ini masih mengontrak rumah di Jln. Pisang, Kerten, Surakarta. (S)

 

Related posts

Leave a Reply

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *