Selasa , 11 Desember 2018

Kunjungan kerja dari DPRD Prov. Jawa Timur

Humas – DPRD Kota Surakarta menerima Tamu Kunjungan kerja dari DPRD Prov. Jawa Timur terkait Penanggulangan HIV / AIDS yang dipimpin oleh  Hartoyo (Ketua Komisi E). Kunjungan diterima oleh Siti Muslikah (Sekretaris Komisi IV), (Komisi Perlindungan AIDS) KPA, Dinas Kesehatan Kota (DKK) dan Dinas Pemberdayaan, Perempuan Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Masyarakat (PPPAPM) di Ruang Transit DPRD Kota Surakarta, Senin (28/8/2018).

“Perpres Nomor 124 tahun 2016 tentang pembubaran Sekretariat Komisi Perlindungan AIDS (KPA) Nasional  berdampak tidak adanya bantuan dana dari Sekretariat KPA Nasional dan tidak dapat dilakukannya Evaluasi, monitoring serta koordinasi ke KPA Wilayah” jelas Harsoyo Supodo yang akrab dipanggil pak Yos.  Maka dari itu melalui Surat Keputusan Walikota Surakarta yang mengacu pada Perpres No. 75 tahun 2006 dibentuklah KPA Surakarta. KPA  Kota Surakarta bertempat di sebelah selatan Kota Surakarta, tepatnya di jln. Alun – alun utara no. 8  Pasar Kliwon, Pasar Kliwon, Kota Surakarta.

Alokasi  anggaran yang diterima KPA Kota Surakarta selalu bertambah dari tahun ke tahun. KPA Kota Surakarta mencatat, pada tahun 2018 KPA Kota Surakarta menerima alokasi anggaran sebesar Rp. 500.000.000,-. Alokasi anggaran ini naik 5 kali lipat dari 5 tahun sebelumnya yang hanya sebesar Rp. 100.000.000,- pada tahun 2013 lalu.

Visi KPA Kota Surakarta adalah mewujudkan Kota Surakarta bebas HIV / AIDS tahun 2020. Tindakan preventif / pencegahan yang dilakukan KPA Surkarta untuk mewujudkannya yaitu dengan melakukan kerjasama dengan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), Dinas Pendidikan dan Pariwisata. Selain itu KPA Kota Surakarta juga bekerja sama dengan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dengan cara memfasilitasi obat-obatan dan memberikan rujukan kepada para penderita HIV / AIDS.

“Kami menjalankan program TOP dari Kementrian Kesehatan, yang artinya Temani, Obati, dan Pertahankan” Ujar Sri Mulyani (DKK). Dinas Kesehatan memberikan pencegahan dengan pemberian obat Minum Metadon yang dapat digunakan untuk terapi paliatif.  Program ini sudah sesuai dengan visi Dinas Kesehatan Kota Surakarta, yaitu agar terwujudnya masyarakat Surakarta yang sehat, mandiri dan berbudaya.

Related posts

Leave a Reply

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *