Kamis , 19 Oktober 2017

Kualitas Bangunan SD Losari Buruk

Kualitas Bangunan SD Losari Buruk

KUALITAS bangunan SD Losari, Semanggi, buruk. Banyak pintu dan daun jendela yang tidak bisa ditutup. Bahkan, bangunan yang berumur satu tahun itu terdapat plafon yang jebol.

Itulah salah satu temuan Komisi IV DPRD Kota Surakarta, siang tadi, saat sidak di SD Losari ini. Mestinya, komisi ini akan melihat pembangunan lanjutan proyek ini berupa taman dan paving. Namun, saat melihat ke dalam SD ini banyak kualitas bangunan di bawah standar.

Anggota komisi yang mengikuti sidak adalah: Ketua Hartanti SE, Hj Reny Widyawati SE, Kristianto SPAK, Anna Budiarti SPAK dan Ardianto KUswinarno SH serta Putut Gunawan.

Selain pengerjaan proyek yang buruk, juga perencanaan yang buruk pula. Ini terlihat tinggi dinding jendela yang hanya sekitar 50 cm dan ini membahayakan anak didik.

Bahkan, di lantai dua mestinya ada penyekat yang memisahkan satu ruang dengan ruang yang lain. Namun, di lapangan terlihat penyekatnya diambil rekanan dan tidak dikembalikan lagi.

“Akibatnya, ruang yang bisa jadi tiga lokal itu, hanya ada dua lokal tanpa penyekat. Saat proses belajar-mengajar akan saling mengganggu,” kata Hartanti.

Selain meninjau SMP XI, SD Losari, juga sidak di SMP 27 serta SD Jajar. SMP 27 diprediksi terlambat 10 prosen, sedangkan SD Jajar sudah selesai pengerjaannya. (S)

KUALITAS BANGUNAN BURUK: Kualitas bangunan di SD Losari, proyek APBD 2015, ini buruk. Pintu tak dapat ditutup, karena daun pintunya yang melengkung. Serta daun jendela yang rusak. (Foto dan teks: S)

Related posts

Leave a Reply

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *