Kamis , 21 September 2017

Kota Inklusi Mestinya Terapkan Huruf Braille

Wakil Ketua DPRD Kota Surakarta, Ir Muhammad Rodhi, mengatakan kalau Kota Surakarta sudah berani menjadi Koata Pendidikan Inklusi, mestinya penerapan huruf braille sudah dilakukan. Sangat janggal, tambahnya,

Dia berbicara hal itu, siang tadi, dalam perbincangan dengan penulis dprd-online di DPRD setempat.

Karena itu, menurutnya, huruf Braille perlu ada di sekolah-sekolah inklusi yang memiliki siswa yang lemah viisnya, ataupun tuna netra. Sehingga, lanjutnya,  kalaupun ada soal ujian nasional, mereka yang lemah ini atau tuna netra bisa menggunakan huruf Braille,” jelasnya.

Politisi dari PKS ini mengatakan, soal seperti UN perlu ada yang berhuruf Braille, supaya mereka yang bervisi rendah atau tuna netra tidak perlu didikte dalam mengerjakan soal ujian. Sebab dalam pendektean kadang-kadang berbeda dengan apa yang dipahami. Sehingga memungkinkan adanya kesalahan dalam memahami soal yang mesti dijawabnya.

“Sebab bagaimanapun antara mereka yang bisa membaca sendiri dengan yang didengarkan lewat dekte terkadang berbeda,” ujarnya.

Menurutnya, pelaksanakan UN pada tahun 2014 ini lebih baik dari pada tahun sebelumnya. Baik menyangkut siswa dalam menghadapi ujian, sekolah maupun panitia penyelenggara UN tingkat kota sudah lumayan bagus, ujarnya. (S)

Related posts

Leave a Reply

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *