Sabtu , 24 Juni 2017

Komisi IV Dorong Zonasi Sekolah Unggulan

Komisi IV Dorong Zonasi Sekolah Unggulan

Ketua Komisi IV DPRD Surakarta, Drs Teguh Prakosa, mengatakan,  perlu adanya zonasi sekolah unggulan di masing-masing kecamatan. Zonasi sekolah unggulan ini penting agar tercipta pemerataan kualitas pendidikan.

Dia mengatakan ,  selama ini sekolah unggulan masih terpusat di Kecamatan Banjarsari dan Laweyan. Kondisi tersebut membuat guru dan kepala sekolah juga lebih banyak terpusat di dua kecamatan tersebut.

”Dengan sekolah unggulan yang terpusat di dua kecamatan itu, guru dan kepala sekolahnya juga terpusat di situ. Jangan hanya terpusat di satu atau dua sekolah unggulan saja. Pergeseran posisi itu juga perlu dilaksanakan,” katanya, siang tadi, di Gedung DPRD setempat.

Menurutnya, di tiap kecamatan perlu disiapkan model sekolah unggulan baik untuk jenjang SD maupun SMP. Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahrga (Dikpora) perlu untuk segera memikirkan konsep dan payung hukumnya agar model sekolah unggulan di tiap kecamatan bisa segera terealisir.

”Kami sudah bicarakan ini dengan Dikpora. Namun, kami minta ada paparan jelas soal konsep dan sistemnya yang harus terbangun baik. Mumpung pengurus DPKS (Dewan Pendidikan Kota Surakarta) juga baru, kami mau lihat konsepnya seperti apa soal zonasi itu,” katanya.

Sementara, Sekretaris Komisi IV Abdul Ghofar Ismail memandang perlu kesiapan lebih agar zonasi sekolah unggulan di tiap kecamatan dapat terealisir. Kesiapan tersebut menyangkut kesiapan fisik dan juga kesiapan sumber daya manusia (SDM).

“Kalau tahun ini saya kira belum siap. Persiapannya itu harus matang, disesuaikan dengan tahapan pada grand design pendidikan yang sudah dibuat pada 2012 lalu,” ujarnya.

Ghofar lebih cenderung adanya sekolah unggulan di kecamatan disesuaikan dengan grand design yang sudah disusun di 2012 lalu. Sesuai grand design itu, pada 2025 seluruh sekolah di Solo harus sudah memenuhi Sekolah Standar Nasional (SSN).

”Artinya, jika seluruh sekolah sudah masuk kategori SSN maka tidak akan ada lagi perbedaan sekolah reguler dan unggulan,” jelasnya. (S)

Related posts

Leave a Reply

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *