Kamis , 21 September 2017

Komisi IV Bersyukur UN SMP Hari Pertama Lancar dan Aman

Hari pertama ujian nasional ( UN ) tingkat SMP di kota Surakarta berlangsung lancar dan aman, meski Komisi IV DPRD Kota Surakarta perlu menyoroti adanya pembagian sub rayon sekolah yang masih timpang, seiring masih adanya pihak sekolah yang menempuh jarak cukup jauh ketika mengambil naskah ujian.

” Dari sidak ke sejumlah sekolah dan suasana yang kami tangkap, UN berjalan lancar dan baik. Tetapi ketika melihat ada sekolah yang mengambil naskah ujian dengan jarak yang relatif jauh dari sekolahnya, ini menandakan pembagian sub rayon masih timpang dan perlu dievaluasi,” tukas Ketua Komisi Pendidikan DPRD Kota Surakarta, Teguh Prakosa usai melakukan sidak bersama anggota komisinya, Senin ( 5/5).

Teguh memaparkan, meski tidak ada kendala dan berjalan lancar, mestinya Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga ( Disdikpora ) mempertimbangkan faktor jarak, ketika melakukan pembagian sub rayon. Ini untuk menegaskan sisi kelancaran dan kecepatan pengambilan naskah ujian bagi para siswa.

Reny Widyawati menimpali, mestinya faktor jarak menjadi pertimbangan di dalam pembagian per sub rayon. ” Jangan sampai pihak sekolah mengambil naskah terlalu jauh, karena sub rayon timur mengambil ke wilayah sub rayon tengah. Seperti SMP Islam Bhakti Joyontakan, cukup mengambil naskah di SMPN 10, jangan disuruh mengambil di SMPN 8, terlalu jauh,” ujar politikus Partai Demokrat ini.

Pada bagian lain, sekretaris Komisi IB Abdu Ghofur mendesakkan, agar Disdipora cepat melakukan evaluasi, demi kebaikan pelaksanaan UN SMP. ” Ya meskipun tidak ada kendala, tetapi tetap harus dievaluasi, biar semakin kondusif,” timpal anggota Fraksi PKS ini.

Sidak Komisi IV pada hari pertama UN SMP di laksanakan di sejumlah sekolah seperti SMPN 7, SMPN 8, SMPN 17, SMPN 18 dan SMPN 23 Surakarta. Dari sidak, tidak ada yang perlu dicurigai terkait pelaksanaan ujian. ” Berjalan lancar, di setiap ruang jumlah peserta siswa tidak ada yang berada di bawah 10 siswa. Yang lebih dari 20 siswa, ya dibagi dalam dua ruangan. Saya lihat tadi semua lancar,” ujar Nindita, anggota Komisi Pendidikan dari Fraksi Partai Demokrat ini. ( K )

Related posts

Leave a Reply

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *