Sabtu , 19 Agustus 2017

Komisi III Apreasisi BPMPT Kota Tawarkan Peluang Bisnis ke Batam

Kalangan Komisi III DPRD Kota Surakarta mengapresiasi langkah eksekutif yang pro aktif menawarkan potensi bisnis yang ada di kota Surakarta lewat berbagai pameran di luar daerah. Harapannya terjadi transaksi riil atau kongkrit, yang gilirannya mampu memberikan kontribusi nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

” Ya ini perlu diapresiasi, agar segala potensi milik kota ini mampu diberdayakan lebih maksimal untuk kemajuan dan kemakmuran warga kota,” ungkap Budi Prasetyo menyikapi pihak Badan Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu ( BPMPT ) Kota yang bersiap mempromosikan potensi Kota Surakarta ke Batam.

Menurut dia, upaya menawarkan peluang bisnis ke luar daerah, tentunya akan memberikan manfaat, bagi para pelaku bisnis sektor kecil, mikro, menengah dan bahkan besar di dalam mengembangkan usaha. Selain barang produksi menjadi terjual, kesempatan kerja bagi masyarakat juga akan bertambah.

” Bahkan milik BUMD atau yang menjadi aset daerah, kalau memang laku untuk dipasarkan dan memberikan keuntungan bagi daerah, tentu akan sangat kita dukung. Selama ini DPRD melalui Banggar terus berusaha mensuport berbagai hal yang memberikan sinergi bagi program pembangunan dan pemberdayaan, melalui pelolosan anggaran yang dibutuhkan. Mudah-mudahan, itu tidak sekadar pamer saja, namun laku dan bisa meningkatkan kerjasama antar daerah di bidang apa pun,termasuk bisnis atau ekonomi,” imbuh politikus PDI Perjuangan ini.

Pada saat sama, Kepala Bidang Penanaman Modal BPMT Kota Surakarta, Keksi sundarsih menyatakan, pihaknya akan mengikuti forum business meeting di Batam pada 14 Mei. Sejumlah peluang bisnis akan ditawarkan, seperti pengelolaan Tempat Pembuangan Akhir ( TPA ) Puri Cempo, Terminal Tirtonadi, Sky Tower Solo Techno Park, Kampung Batik, Taman Satwataru Jurug dan juga banyak hal lain yang menjadai potensi bisnis kota Surakarta.

” Selain yang terpapar di atas, juga akan ditawarkan potensi sektor jasa dan perdatangan, termasuk infrastruktur pendukungnya. Jika semua berjalan efektif, maka nilai investasi di kota Surakarta akan terus bergerak naik. Hingga Maret 2014, nilai investasi bisnis di kota ini sudah mencapai Rp 412 miliar lebih,” kata Keksi. ( K )

 

Related posts

Leave a Reply

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *