Kamis , 21 September 2017

Komisi II Ingatkan DKP Soal Sampah Menumpuk Selama Libur Lebaran

Komisi II DPRD Kota Surakarta memberikan perhatian serius tentang tumpukan sampah di semua TPS yang ada di wilayah kota, selama libur lebaran mendatang.” Kedatangan ribuan pemudik selama liburan di sejumlah obyek wisata dan rumah tangga, diperkirakan akan membengkakkan jumlah Volume sampah di kota, dimungkinkan mneingkat 60 ton per hari,” tukas Ketua Komisi II Djaswadi kepada Penulis DPRD Online, Jumat ( 25/7).

Padahal, lanjut dia, pada hari biasa, tumpukan sampah kota rata-rata mencapai 270 ton – 300 ton per hari. Dengan musim libur lebaran, selama lebih sepekan, sangat dimungkinkan akan ada penambahan sampah sebanyak 60 – 70 ton. Peningkatan sebesar itu berdasar pengalaman liburan lebaran tahun lalu, yang rata=rata menaikkan pembuangan sampah mencapai 20 persen.

Karena itu, Komisi II menyarankan Dinas Kebersihan dan Pertamanan ( DKP ) Kota Surakarta untuk memperhatikan secara serius, terkait tumpukan sampah yang akan mempengaruhi kesehatan lingkungan dan juga bisa menganggu pengguna jalan, mengingat tempat pembuangan sampah ( TPS ) bakal berserakan sampah.

” Selain tetap mengerahkan petugas sampah, kami juga menghimbau kepada para pengelola tempat hiburan dan layanan publik, agar mengajak masyarakat untuk lebih pro aktif di dalam mengatasi sampah. Jangan dibiarkan berserakan, sebab selain wajah kota menjadi buruk, tentunya ini bisa menganggu kesehatan, minimal pernafasan,” tandas politikus Partai Golkar ini sekali lagi.

Sementara it, Kepala DKP Kota, Hasta Gunawan menyatakan, bahwa selama libur lebaran diakui akan ada penambahan volume sampah di hampir penjuru kota, dan terutama di tempat-tempat rekreasi atau hiburan. Padahal,selama liburan, banyak petugas sampah yang diliburkan, sehingga memungkinkan terjadi penumpukan.

” Karena itu kami juga menghimbau masyarakat, agar ikut berpartisipasi aktif membantu menjaga kebersihan lingkungan, serta membuang sampah pada tempat yang sudah disediakan. Hal ini mengingat keterbatasan tenaga pembersih, selama libur lebaran,” ujarnya.

Dia paparkan selama libur, khususnya pada dua hari perayaan Idul Fitri, pihaknya hanya mempekerjakan 300-an petugas lapangan, dengan sistem paket. Mereka terbagi dalam kelompok pengangkut sampah, penyapu jalan, dan petugas pemelihara taman, dan juga makam. ( K )

Related posts

Leave a Reply

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *