Minggu , 23 Juli 2017

Komisi I Sidak Mangkubumen dan Taman Cerdas Semanggi

Komisi I Sidak Mangkubumen dan Taman Cerdas Semanggi

SURAKARTA – Humas DPRD

Komisi I DPRD Kota Surakarta melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke lokasi pembangunan eks pemuda teater Mangkubumen dan Taman Cerdas semanggi, Rabu (16/11). Dalam sidak tersebut, anggota komisi ingin mengetahui proses pembangunan eks Pemuda Teater di Mangkubumen terkait sengketa tanah.

Menurut Ketua Komisi I DPRD Kota Surakarta, Budi Prasetyo pembangunan eks gedung bioskop menarik perhtian masyarakat lantaran persoalan sengketa tanah. Meski demikian, saat ini telah diselesaikan.

“Proses pembangunannya masih belum berjalan sesuai rencana karena ada sengketa tanah. Tetapi secara teknis sudah terselesaikan,” ujarnya, “Sidak awal kita dulu ada beberapa permasalahan teknis yang belum clear, dan kita lihat di sidak lanjutan ini beberapa hal permasalahan teknis sudah terselesaikan.”

Lebih kanjut Budi menjelelaskan, rencana pembongkaran bangunan terkendala akses jalan. Sebenarnya bisa saja, katanya menambahkan, bisa melalui bengkel Costarica melalui jalan di sebelah Timur.
“Dengan dibongkarnya bangunan kemarin, akses menuju bengkel costarica bisa melalui jalan sebelah Timur.  Kami berharap setelah persoalan selesai, otomatis pekerjaan semakin lancar,” ujar dia.

Menurutnya, dengan diselesaikannya permasalahan yang ada, akan mempermudah pengerjaan yang hanya menyisakan satu bulan. “Kalau permasalahan teknis dan non teknis sudah selesai, kami minta pembangunan bisa tepat waktu,” katanya.

Ditemui di tempat sama, Wawanto anggota Komisi I mengharapkan pembangunan yang tinggal menyisakan waktu satu bulan dapat dikebut dalam waktu singkat. Meskipun, katanya, kami belum puas bila melihat kuaitas kayu yang digunakan.

“Saya rasa semuanya bisa terselesaikan tepat waktu, karena target kan harus terpenuhi walaupun saya nilai kualitas kayunya jelek,” kata dia, “ini akan berimbas jangka panjang, kalau semacam ini akan rawan termakan renggas atau totor.”

Luput Perencanaan    

Tidak hanya bekas gedung bioskop Mangkubumen yang belum terselesaikan, pembangunan Taman Cerdas Semanggi (TCS) pun mengalami hal sama. Padahal deadline pembangunan TCS mendekati usai. Penempatan struktur ntuk menambah ornamen tidak tepat sasaran.

img_9097

“Pembangunan semakin mendekati deadline, meski bangunan sudah berdiri namun sayangnya penempatan struktur pendukung dirasa masih kurang tepat,” kata Abdullan AA, “ada beberapa perencanaan yang kelihatannya perlu diperbaiki.”

Abdullah AA secara tegas menyampaikan pada pemborong, nantinya keempat ayunan yang sudah berdiri segera digeser dan diletakkan sesuai porsinya. “Harusnya kan saat menggambar perencanaan sudah bisa memprediksi keadaan di lapangan, kalau seperti ini fungsinya tidak maksimal.”

Komisi I juga menyampaikan kepada pemborong supaya meningkatkan kualitas pengerjaan paving dan arus listrik dalam pengikat paving. “Kabel listrik yang diposisikan di dalam pengikat paving ini kurang efisien, kenapa tidak ditaruh disampingnya saja,” katanya, “kalau seperti ini andaikata terjadi kerusakan listrik kan harus membongkar semua.” (Arf/Nang/Jes)

Related posts

Leave a Reply

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *