Minggu , 23 Juli 2017

Komisi I Sidak ke Gedung Serbaguna Mangkubumen dan Gedung DKK Surakarta

Komisi I Sidak ke Gedung Serbaguna Mangkubumen dan Gedung DKK Surakarta

SURAKARTA – Komisi I meninjau lokasi pembangunan Gedung Serbaguna Mangkubumen dan Gedung DKK Surakarta yang telah rampung pengerjaan Tahap awal, Rabu (14/12).

 

Gedung Serbaguna Mangkubumen yang awal pendiriannya berkecamuk dengan problematika sengketa lahan, akhirnya pembangunan tahap awal rampung tepat waktu.

 

Heny Nogogini, Sekretaris Komisi I mengungkapkan bahwa tahap awal pembangunan sudah selesai dan telah diserahkan kepada pemerintah Kota. Heny berharap proyeksi ke depannya gedung serbaguna ini bisa dioptimalkan sesuai kebutuhannya.

 

“Kita berharap pengoptimalannya ke depan ya tentunya untuk kelurahan dan LPMK yang mengatur dan memanage sehingga kita hanya memantau saja. Terserah nanti untuk apa saja silahkan, mau untuk budaya, punya kerja, hajatan, rapat, dan apa saja untuk pelayanan masyarakat, monggo!” ungkapnya, “daripada masyarakat harus sewa tempat dialihkan kesini kan lebih praktis dengan mengisi kas, itu kan lebih meringankan.”

 

Anggota Komisi I Muhadi Syahroni menilai bahwa proses pengerjaan pembangunan tahap awal ini ditafsir sekitar 35-40 persen dari total semuanya. “Kalau saya ini menilai baru 35-40 persen dari finish terakhir. Kalau dari segi kualitas bangunan, masih kalah dengan tempat yang lain,” katanya, “dari kualitas ukiranpun kalau dicermati berbeda dan finishingnya kasar.”
 

Tepat Waktu

 

Selain Gedung Serbaguna Mangkubumen, pembangunan DKK Surakarta yang menghabiskan dana 5,1 M tahap awal juga sudah selesai. Pengerjaannya sesuai jadwal dan terakomodir dengan sangat baik.

Menurut Ekya Sih Hananto, ketika ditemui di lokasi mengatakan bahwa pengerjaan sesuai schedule serta kualitas bangunan bagus dan tidak ada permasalahan yang perlu dipermasalahkan.

 

“Dari segi kualitas sudah sangat bagus, tidak ada yang perlu dipermasalahkan. Jadi ini menurut saya luar biasa bagus dan tepat waktu,” katanya.

 

Meskipun demikian, menurut laporan bagian umum memang ada catatan sedikit terkait pemerataan tanah di sekitar bangunan pondasi basement.

 

“Kemarin memang ada catatan dari bagian umum mengenai pemerataan-pemerataan tanah yang ada  di pinggir-pinggir bangunan dari finishing tahap awal ini,” katanya, “semoga lekas ditindaklanjuti sehingga pengerjaan tahap selanjutnya menerima sudah baik dan tidak ada sisa-sisa masalah.” (Arf)

Related posts

Leave a Reply

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *