Sabtu , 29 Juli 2017

Kinerja Lurah Pasar Legi Harus Dievaluasi

Ketua Komisi III DPRD Kota Surakarta, Honda Hendarto, meminta Dinas Pengelola Pasar Pemkot setempat untuk mengevaluasi kinerja lurah Pasar Legi. Menurutnya, lurah pasar ini sudah menunjukkan kinerja yang buruk, dari sisi kebersihan pasar maupun pendapatan yang mencapai target.

Dia berbicara hal itu, siang tadi, kepada penulis dprd-online sehubungan dengan pernyataan walikota. Walikota menyatakan prihatin dengan kondisi Pasar Legi pasca lebaran. Sampah menumpuk dan terlihat kumuh.

Honda menambahkan, lurah di situ lupa kalau pasar itu salah satu bentuk tempat pelayanan publik.

“Apalagi, Pasar Legi merupakan satu-satunya pasar yang tak pernah berhenti. Pasar ini beroperasi 24 jam,” ujar politisi dari PDI Perjuangan ini.

Mestinya, lanjutnya, Kepala DPP paham dengan bahasa “evaluasi”. Lurah tersebut, lanjutnya, menjadikan tugas utama sebagai pekerjaan sampingan. Sedangkan lurah tersebut, tambah Honda, malah asyik mengurusi sepakbola.

“Kalau memang mau mengurusi sepakbola, silakan di Dispora atau di Dinsonakertrans. Jangan di Pasar Legi, karena Pasar Legi merupakan pasar induk. Dan jadi perhatian semua orang,” tandasnya. (S)

Related posts

Leave a Reply

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *