Selasa , 27 Juni 2017

Ketua Komisi II Prihatinkan Taman Kota untuk Kegiatan Asusila

Ketua Komisi II DPRD Kota Surakarta Djaswadi memprihatinkan keberadaan banyak taman kota yang tidak terawat dan banyak lampu mati, sehingga sering dipergunakan untuk kegiatan negatif dan kadang menjurus pada tindakan mesum. Kalangan pemerhati lingkungan sudah memberikan masukan kepada DPRD terkait permasalahan taman kota.

” Ini patut jadi perhatian SKPD, terutama Dinas Kebersihan dan Pertamanan ) maupun Badan Lingkungan Hidup. Mereka saya anggap kurang maksimal melaksanakan fungsi pengawasan dan pemeliharaan, sehingga kini banyak taman yang sengaja dijahili untuk kepentingan kegiatan asusila. Harus mulai ada langkah pro aktif, apalagi anggarannya ada ,” tukas Djaswadi kepada Penulis DPRD Online, Kamis ( 9/1).

Komisi II lanjut politikus Partai Golkar ini, untuk kepentingan pengawasan dan penegakan ketertiban umum, baik DKP maupun BLH bisa berkoordinasi dengan Satuan Polisi Pamong Praja ( Satpol PP ). Pelibatan Satpol PP yang juga bisa minta bantuan Linmas di kelurahan maupun polisi, akan bisa melakukan patroli dan juga tindakan razia terhadap kelompok masyarakat yang menyalahgunakan taman kota untuk kepentingan tindak asusia.

Ia berharap, fungsi kontrol terhadap keberadaan taman kota yang berfungsi untuk paru-paru dan ruang terbuka publik lebih bisa dioptimal, dengan cara bersinergi antar SKPD secara baik. ” Untuk kepentingan penegakan ketertiban umum, ya Satpol PP dilibatkan. Ini semua agar taman kota sebagai ruang publik bisa dipergunakan untuk kegiatan positif, berikut keindahan dan kerindangan yang ditata bisa terus terjaga,” imbuhnya.

Lebih jauh dipaparkan Djaswadi, Komisi II yang membidangi pembangunan fisik akan melakukan pengetatan anggaran jika dalam triwulan pertama tahun anggaran 2014 ini, eksekutif tidak mampu menjaga aset yang dimiliki secara baik. Artinya, jika kinerja bidang pengawasan dan pemeliharaan lemah, maka bisa saja Komisi II akan mendorong Banggar untuk menolak pengajuan anggaran pembangunan taman kota pada pembahasan perubahan.

Sekadar contoh, sejumlah taman yang sengaja dijahili, seperti lampu sengaja dirusak, dan kemudian dipergunakan untuk kegiatan mesum adalah Taman Sekartaji, Taman dalam Stadion Manahan, dan juga taman di selatan Taman Satwataru Jurug. ( K )

Related posts

Leave a Reply

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *