Kamis , 21 September 2017

Jika Pemkot Belum Siap, Jangan Paksakan Relokasi Pedagang

Wakil  Ketua DPRD Kota Surakarta, Supriyanto SH, menyarankan agar Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta tak memaksakan ren­cana relokasi pedagang ikan hias Pasar Gede ke Pa­sar Depok. Menurut­nya, nasib pedagang harus menjadi pertimbangan utama lantaran para pedagang merupakan pelaku usaha yang mengerti betul akan tumbuh kembang usahanya.

Politisi Partai Demokrat ini  juga melihat belum ada konsep yang jelas pe­ngelolaan Pasar Gede pascarelokasi sejumlah pedagang ikan hias itu.

Dia berbicara hal itu, siang tadi, saat berbincang dengan penulis dprd-online di ruang kerjanya.

“Kalau tidak ada jaminan ya jangan dipaksakan. Saya lihat pascarelokasi juga belum ada konsep yang jelas untuk Pa­sar Gede,” ujar Supriyanto.

Alotnya proses relokasi tersebut sebagai bukti pekerjaan Pemkot Surakarta yang tidak digodok dengan matang. Jika relokasi tersebut disiapkan dengan matang, baik dari sisi konsep maupun pemenuhan hak pedagang dan kewajiban Pemkot, im­buh­­nya, tentu akan berjalan la­ncar.

Adanya reaksi bertahan yang ditunjukkan oleh para pedagang, mengandung arti bahwa rencana relokasi terkesan dipaksakan dan keputusan sepihak.

Menurut kami kajian ter­ha­­dap relokasi ini merupakan ke­putusan sepihak. Seharusnya persoalan mengenai hak pedagang, prospek omzet, akses, harus dikaji dengan ma­tang dan disepakati bersama. Pem­kot wajib memenuhi hak-hak para pedagang,” ujarnya.

Sejumlah poin-poin tersebut, katanya harus disepakati se­belum pro­ses relokasi pedagang dila­ukan. Supriyanto juga be­rpendapat bahwa para pedagang ikan hias meru­pakan pelaku usaha kecil mene­ngah yang perlu diberdayakan. Jika rencana relokasi justru membuat nasib bara pelaku usaha terpuruk, berati re­lokasi pa­ra pedagang meru­pa­kan kebijakan yang tak te­pat.

“Kalau benar-benar mau mem­berdayakan pe­dagang ten­tu harus mempertimbangkan nasib me­reka. Kalau justru semakin terpuruk ya jangan dilakukan relokasi itu,” tegasnya.

Pihaknya menyaran­kan agar Pemkot tidak me­ngambil langkah sepihak, melainkan membangun komunikasi dalam me­realisasikan rencana relokasi pedagang ikan hias. Pasalnya, pedagang ikan hias telah memulai usaha sejak lama dan me­ngalami kemajuan yang memuaskan sebagai pelaku usaha.

 

Related posts

Leave a Reply

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *