Sabtu , 19 Agustus 2017

Honda Minta Kejelasan Konsep Kantong Parkir

Ketua Komisi III DPRD Kota Surakarta, Honda Hendarto, meminta pemkot setempat untuk mengkaji dua kantong parkir yang digagasnya. Menurutnya, setidaknya cara mengelolanya, konsepnya harus jelas.

Dia berbicara hal itu, siang tadi, kepada penulis dprd-online melalui sambungan telepon. Politisi dari PDI Perjuangan ini menambahkan, dua kantong parkir yang disiapkan Pemkot itu sehubungan dengan rencana strerilisasi parkir di sepanjang Jl Slamet Riyadi mulai dari Purwosari hingga Bundaran Gladak. Rencananya, sterilisasi itu bakal diujicobakan akhir tahun ini.

Dua kantong parkir yang disiapkan oleh Dishubkominfo adalah di kawasan belakang Stadion Sriwedari dan Benteng Vastenberg. Pengkajian itu terkait dampak ke depan dan sistem pengelolaanya.

Dua kantong parkir yang disiapkan Pemkot itu sehubungan dengan rencana strerilisasi parkir di sepanjang Jl Slamet Riyadi mulai dari Purwosari hingga Bundaran Gladak. Rencananya, sterilisasi itu bakal diujicobakan akhir tahun ini.

Honda Hendarto menambahkan,  dua kantong parkir yang disiapkan perlu dikaji apakah berada di zona bermasalah ataukah tidak. “Kalau di Benteng Vastenberg, itu milik siapa? Apakah boleh dipakai? Ada perjanjian tidak kalau disewa? Jangan sampai nanti pihak swasta mau membangun, Pemkot kebingungan lagi,” tandasnya.

Honda telah meminta Dishubkominfo untuk mengkaji kemungkinan sterilisasi parkir Jl Slamet Riyadi. Hanya saja sampai saat ini hasil kajian belum disampaikan ke Komisi III.

Di samping itu,  Honda juga meminta Pemkot mengecek apakah peraturan pemerintah (PP) dari undang-undang yang mewajibkan sterilisasi jalan nasional itu sudah keluar atau belum. Jika belum, lebih baik Pemkot menunggu keluarnya PP sebagai petunjuk teknis implementasi kebijakan. (S)

Related posts

Leave a Reply

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *