Jumat , 22 September 2017

Fraksi DNR Tolak Raperda Penambahan Modal Cakup Dua Tahun Ke Depan

Fraksi DNR Tolak Raperda Penambahan Modal Cakup Dua Tahun Ke Depan

FRAKSI Demokrat Nuarani Rakyat (FDNR) menolak Raperda tentang Penambahan Modal untuk PT Bank Jateng tahun 2016 dan 2017. Fraksi ini menyetujui penambahan modal untuk tahun 2015 seperti yang pernah dibahas di Badan Anggaran (Banggar). Menurut juru bicara fraksi ini, Abdullah AA, penambahan modal untuk dua tahun ke depan itu sama artinya mendahului anggaran.

“Kami ingin pembuatan raperda ini per tahun sejalan dengan penambahan modal yang diajukan,” kata Abdullah, Selasa (6/10).

Pandangan umum fraksi ini disampaikan dalam rapat paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Surakarta, Drs Teguh Prakosa. Dalam memimpin rapat Teguh didampingi tiga wakil ketua-H Abdul Ghofar Ismail SSi-Umar Hasyim SE dan H Djaswadi ST. Sedangkan Pj Walikota diwakili oleh Asisten Ekbang, Dra Rohana.

Perlu diketahui, dalam rapat paripurna sebelumnya, eksekutif mengajukan penambahan modal ke PT BPD Jateng. Pemkot  Surakarta merencanakan tahun 2015 sebesar Rp. 1, 833 miliar. Sementara, lanjutnya, di tahun 2016 sebesar Rp. 3,807 miliar.  Sedangkan di tahun 2017 sebesar Rp. 7, 050 miliar.

Fraksi FDNR tidak sependapat dengan RAPERDA untuk penambahan modal pada PT. Bank BPD Jawa Tengah,   terutama untuk Bab III Pasal 3 yang dibagi dalam tahun anggaran 2015,2016,2017. “Kami hanya menyepakati untuk tahun anggaran 2015 yang telah di bahas oleh Badan Anggaran dan ditetapkan dalam APBD 2015,” katanya.

Untuk tahun 2016-2017 fraksi ini tidak sepakat untuk mendahului pembahasannya, karena Pemerintah Kota Surakarta dalam masa Transisi serta alangkah baiknya kalau pembahasanya  pertahun disesuaikan dengan kemampuan keuangan Daerah. (S)

DIBAHAS PER TAHUN: Fraksi DNR sepakat untuk membahas Raperda tentang Penyertaan Modal per tahun. Tidak tiga tahun dimasukkan dalam satu raperda seperti yang diinginkan oleh eksekutif. (Foto: Ulin/teks: S)

Related posts

Leave a Reply

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *