Rabu , 28 Juni 2017

FPAN Soroti Penentuan Besaran Pajak Hotel dan Restoran

Persoalan penentuan besaran pajak untuk hotel dan restoran masih menjadi sorotan Fraksi Partai Amanat Nasional DPRD Kota Surakarta. Hal ini tercermin dari pemandangan umum FPAN untuk menyikapi nota keuangan pertanggungjawaban APBD 2013, yang digelar dalam paripurna pada Senin (26/5) di gedung dewan.

” Pajak hotel dianggarkan senilai Rp18 miliar dengan realisasi Rp20 miliar. Sementara pajak restoran dianggarkan senilai Rp15 miliar dengan realisasi Rp18 miliar. Standar apa yang digunakan Pemkot dalam menentukan besaran pajak dari dua jenis objek pajak ini,” tukas Jubir FPAN, M Amin.

Selain meminta kejelasan tentang standar penetapan, FPAN juga menginginkan data dan perkembangan hotel dan restoran selama lima tahun terakhir. Untuk hotel mohon rincian penjelasan berdasarkan jenis hotel dan jumlahnya. Sementara untuk restoran mohon dirinci pula jumlahnya dari tahun ke tahun.

Pada bagian lain, FPAN juga menyoroti banyak hal, mulai dari pengelolaan Taman Satwa Taru Jurug ( TSTJ ) yang belum profesional, seiring tidak tercapainya pendapatan bagi hasil laba pengelolaan Taman Satwa Taru Jurug ( TSTJ ) sebesar Rp 50 juta, lalu soal rincian hasil penjualan aset daerah yang dipisahkan, meski hasilnya mencapai Rp 2,4 miliar, atau melebihi target yang dipatok sebesar Rp 1,9 miliar.

Bahkan kelanjutan rencana pengalihfungsian tanah pemakaman kampung yang sudah ditutup menjadi ruang terbuka hijau, juga dimintakan kejelasannya. Terutama tentang progres dan kendala, berikut berapa jumlah pemakaman kampung yang sudah ditutup. ( K )

Related posts

Leave a Reply

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *