Minggu , 23 Juli 2017

Dua Fraksi Inginkan Pendapatan Naik 9 Prosen

Dua fraksi di DPRD Kota Surakarta melihat pendapatan yang dipatok oleh Tim Anggaran Pemerintah Kota (TAPD) Surakarta belum maksimal. Dua fraksi itu adalah Fraksi Demokrat Nurani Rakyat (FDNR) dan FPAN. Keduanya menginginkan kenaikan sembilan prosen, sedanngkan kenaikan yang dipatok TAPD hanya 4,5 prosen.

Demikian hasil perbincangan dengan sekretaris FDNR, Abdullah AA, dan Wakil Ketua DPRD, Umar Hasyim SE yang juga anggota FPAN, siang tadi (15/10) secara terpisah kepada penulis dprd-online. Umar melihat banyak potensi yang dapat dioptimalkan.

Umar memisalkan, pendapatan dari pengelolaan parker sejalan dengan perkembangan lokasi-lokasi perekonomian yang baru. Di samping itu, pertambahan retribusi Terminal Tirtonadi.

Dullah AA menambahkan, intinya banyak pos dari pendapatan yang dapat dioptimalkan. Dalam rapat Badan Anggaran (Banggar), kemarin  (14/10),  sudah didapatkan kenaikan sekitar tujuh  hingga delapan prosen. “Kami belum sepakat dengan angka itu, kami berharap kenaikannya mencapai smebilan prosen atau sekitar Rp 350 miliar,” ujar Dullah, politisi dari Partai Hanura.

Menurutnya, hal-hal yang berkaitan kenaikan pendapatan itu realitis. Dia mengatakan, penambahan kendaraan bermotor, PBB serta pajak reklame itu merupakan potensi yang dapat dioptimalkan.

Dia meyakini TAPD akan dapat merealisasikan kenaikan yang diajukan oleh dua fraksi ini. (S)

 

Related posts

Leave a Reply

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *